Skip to main content

Posts

FINAL MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

There are five Students Achievement (Mawapres) representatives of each faculty following the final test of Student Achievement Selection Universitas Brawijaya (UB Mawapres) in the form of Psychotest in Banquet Room, sixth floor of Rectorate Building on Friday (11/4).
The chosen five students who follow this psychotest are M. Ikhsan Putra (Faculty of Administration), Agung Wicaksono (Faculty of Agriculture), Anggun Sugiarti (Faculty of Engineering), Agustin Capriati (Faculty of Fisheries and Marine Science) and Astuti (Faculty of Agricultural Technology). The Chief of Reasoning and Life Skills, Drs. Sagiya conveyes to PRASETYA Online, previously the five students passed two stages of selection. The first selection was election in each faculty and the second selection was Desk Evaluation at the university level. At university level, all students are assessed by observed all scientific works, English language ability, academic and non-academic achievements and also organizations that are …

PEOPLE OF THE YEAR KATEGORI INNOVATOR MUDA

Orang inspiratif hadir memberikan atmosfer sekaligus energi kemajuanbagi bangsa. Gerakan dan aksi nyata mereka membangun optimisme dan spirit kolektif untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik lagi. Misi itulah yang selalu diusung dalam setiap penyelenggaraan program People of the Year (PotY) Koran Sindo. Dimulai sejak 2005, hingga tahun ini berupaya melahirkan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai bidang. Penghargaan ini juga diberikan dengan alasan bahwa tokoh-tokoh tersebut layak untuk mendapat apresiasi karena di tengah berbagai keterbatasan mereka berjuang demi kepentingan masyarakat banyak.

Membidik tokoh-tokoh yang tepat bukan pekerjaan mudah. Terlebih, ada empat aspek yang harus dipertimbangkan untuk menentukan seseorang layak masuk sebagai kandidat PotY. Aspek tersebut adalah integritas, terobosan yang dilakukan, keberlanjutan aksi, serta kemampuan memberikan inspirasi bagi masyarakat.

Proses untuk mendapatkan satu nama pemenang sangat pelik, terlebih kandidat yang masuk dalam…

MAHASISWA BERPRESTASI FP UB

Menyambut dies natalies Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP-UB) ke-53, enam mahasiswa berprestasi mendapatkan kenang-kenangan.Kenang-kenangan ini diberikan sesaat setelah prosesi pemotongan tumpeng pada Sabtu (16/11). Keenam mahasiswa tersebut adalah Agung Wicaksono (Agroekoteknologi HPT 2011/peraih gold medal Korea 2013), Karunia Romadhoni (Agribisnis 2011/Juara I LKTIN FILM UNS 2013), Herry Pratama Putra (Agroekoteknologi BP 2010/peraih medali perunggu di Pimnas 2013 untuk kategori poster), Rika Wulandari (Agribisnis 2011/Juara I LKTIN ILP2MI 2013) dan Elish Siti Toyiba (Agribisnis 2009/Mawapres FP-UB 2013). 

"Satu hal yang berbeda kali ini semoga bisa menjadi pemacu semangat bagi segenap masyarakat FP-UB dalam kebersamaan," ujar Dekan Prof. Dr. Ir. Sumeru Ashari, M.Agr.Sc dalam sambutannya. Secara terpisah, Ketua Pelaksana Kurniawan Sigit Wicaksono bahwa melalui acara ini pihaknya ingin mengangkat keakraban dari berbagai elemen di FP tanpa memandang status sehingg…

NATIONAL INNOVATION CONTEST M-FEST ITB

Kelangkaan energi telah menjadi topik yang hangat di berbagai lapisan masyarakat terutama bagi mereka yang bergelut di bidang teknologi. Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) ITB  menyoroti hal ini dengan mengangkat tema pembangunan berkelanjutan sebagai jawaban atas kelangkaan energi dalam ajang terbesar mereka, MFest. Bertajuk "Engineering for Sustainable Development"

Acara utama terdiri dari National Innovation Contest (NIC) dan Mechanical Expo. NIC adalah sebuah lomba inovasi untuk mahasiswa dan juga pelajar SMA. Kontes ini diharapkan dapat memacu kreativitas tunas muda bangsa dalam berkarya untuk memanfaatkan teknologi demi pembangunan yang berkelanjutan. Sedangkan Mechanical Expo diadakan untuk memamerkan berbagai karya dan inovasi milik negeri kepada masyarakat umum serta pelajar/mahasiswa Acara pendukung MFest terdiri dari Engine Tune Up dan seminar berjudul "Future of Indonesian Power Plants and Electricity". Acara Engine Tune Up bekerjasama dengan Honda, Kawasaki…

FALL YSEALI ACADEMIC FELLOWS

Apply now!
Apply now for the Fall 2017 YSEALI Academic Fellows Program in the U.S.!We’re calling all YSEALI members between the ages of 18 – 25 who are interested in civic engagement, environmental issues, or social entrepreneurship to apply to the YSEALI Academic Fellows Program.
The YSEALI Academic Fellows Program is an intensive five-week exchange program to the United States, consisting of a balanced series of seminar discussions, readings, group presentations, and lectures. The coursework and classroom activities will be complemented by educational travel, site visits, leadership activities, and volunteer opportunities within the local community. The Fellowship will focus on one of three themes: Civic Engagement, Environmental Issues, and Social Entrepreneurship and Economic Development. The Fellowship funds travel, accommodations and basic living expenses for selected participants. Who can apply?

PAVILION COP 22 BY AGUNG WICAKSONO

The twenty-second session of the Conference of the Parties (COP22) and the twelfth session of the Conference of the Parties serving as the Meeting of the Parties to the Kyoto Protocol (CMP12) opened today, November 7, at the Bab Ighli village site in Marrakech with the election of COP 22/CMP12 President Salaheddine Mezouar and the official transition from the French COP21 to Moroccan COP22 Presidency. The official opening ceremony to the Marrakech Climate Change Conference featured remarks by COP22 President Salaheddine Mezouar, COP21 President Segolene, UNFCCC Executive Secretary Patricia Espinosa, Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Chair, Hoesung Lee and the Mayor of Marrakech, Mohammed Larbi Belcadi, followed by a performance by a group of local drummers to set the beat for climate action over the next 11 days of the conference. Segolene Royal opened the session by celebrating the entry into force of the Paris Agreement on November 4 and praised the close coordination b…

MENULIS KOREPONDENSI E-MAIL KE PROFESSOR

Masih kebingungan soal bagaimana menulis korespondensi e-mail ke Professor di Universitas luar negeri? Tulisan ini akan mencoba membahasnya dengan jelas. Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya memahami terlebih dahulu kenapa kita perlu korespondensi melalui e-mail dengan Professor di Universitas luar negeri. Bagi yang semangat berburu beasiswa studi ke luar negeri, pastikan paham soal beasiswa yang dikejar dan tingkatan degree yang dicari

Untuk kategori S2, pertama, bila beasiswanya tidak meminta LOA sebagai salah satu persyaratan di depan, korespondensi dengan professor di Universitas luar negeri tidak terlalu perlu dilakukan. Dalam beasiswa jenis ini akan ada tahap tersendiri untuk melamar universitas di negara yang dituju dan pihak beasiswa akan membantu prosesnya. Korespondensi e-mail boleh dilakukan bila sekedar ingin mengenal dan ngobrol dengan professor di kampus yang dituju. 

Kedua, bila beasiswanya meminta LOA sebagai persyaratan yang harus dipenuhi di awal, sebaiknya lakukan…