Monday, February 10, 2020

Bispyribac sodium

3.1 Bahan Aktif Bispyribac sodium
Tabel 1. Herbisida Grup WSSA Grup 2
HRAC Groub
Site of Action
Chemical Family
Active Ingredient
WSSA Groub
B
Inhibition of acetolactate synthase ALS (acetohydroxyacid synthase AHAS)
Pyrimidiny
(thio) benzoat
Bispyribac- Na
2

Herbisida Bispyribac sodium memiliki nama kimia sodium 2,6-bis {(4,6-dimethoxy-2pyrimidinyl) oxy} benzoat dengan rumus kimia berdasarkan International Union of Pure and Applied Chemistry disingkat (IUPAC). Herbisida Bispyribac sodium merupakan herbisida pasca tumbuh yang bersifat sistemik. Herbisida Bispyribac sodium adalah herbisida yang dapat mengendalikan gulma rumput tahunan, namun tidak seperti herbisida lainnya, herbisida Bispyribac sodium aman untuk tanaman padi. Herbisida ini dapat  memberikan kontrol yang sangat baik terhadap gulma rumput utama termasuk Echinochloaspp., Leptochloa chinensis, Digitarias pp. dan Eleusine indica (Tomlin, 2010).

Herbisida Bispyribac sodium merupakan herbisida yang mekanisme kerjanya menghambat aktivitas enzim Acetolactate synthase (ALS) dan biosintesis asam amino esensial, kemudian mengganggu pembepanen sel dan menyebabkan berhentinya pertumbuhan tanaman, menyebabkan klorosis, nekrosis, dan kematian tumbuhan. Selektivitas herbisida ini terutama disebabkan perubahan enzim Asetil-CoAkarboksilase (ACCase), dan karena perbedaan serapan daun. Selektivitas Bispyribac sodium banyak dipengaruhi oleh morfologi gulma, penetrasi dan retensi herbisida, penyerapan herbisida, translokasi, dan metabolisme diferensial (Tomlin, 2010).


Bispyribac sodium pertama kali dikenalkan pada tahun 1988 oleh Kumiai Chemical Industry Co.,Ltd. yang sekarang berubah nama menjadi Yokoyama et al., dan pertama dikomersialkan pada tahun 1997.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

안녕 하세요 감사합니다
Mannaseo pangapseumnida