Saturday, June 09, 2018

Program South Korea Friendship Batch 2 di Dankook University (Fully Funded)

OVERVIEW
Lomba essay Pemuda 2018 ini merupakan Lomba menulis yang diadakan oleh Studec International, untuk meningkatkan minat baca dan menulis generasi muda Indonesia. Saat ini, Indonesia mengalami kondisi yang sangat memprinhatinkan untuk indeks pemuda/I yang suka membaca dan menulis. Hasil survei UNESCO pada 2011 menunjukkan, indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya, hanya ada satu orang dari 1.000 penduduk yang masih ‘mau’ membaca buku secara serius. Bahkan, Most Literate Nations in the World pada Maret 2016 merilis pemeringkatan literasi internasional yang menempatkan Indonesia berada di urutan ke-60 di antara total 61 negara. Sedangkan pada World Education Forum yang berada di bawah naungan PBB, Indonesia menempati posisi ke-69 dari 76 negara. Dalam meningkatkan upaya membaca dan menulis ini, maka lomba essay ini dapat menjadi wadah generasi bangsa untuk menjadi agen perubahan dengan tulisannya.

TEMA LOMBA

“PERANKU UNTUK INDONESIA”

SYARAT DAN KETENTUAN LOMBA

  1. Peserta merupakan berkewarganegaraan Indonesia yang berusia 15-30 tahun. Tidak ada batasan jenjang pendidikan.
  2. Tulisan Essay merupakan atas nama perseorangan.
  3. Peserta dapat mengikutsertakan maksmial 3 tulisan essay.
  4. Naskah Essay yang dikirim bersifat orisinil. Essay yang diikutsertakan bukan saduran, terjemahan, plagiat atau pun murni menjiplak, baik sebagian maupun keseluruhan, dari naskah yang telah ada sebelumnya.
  5. Essay menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (sesuai EYD).
  6. Essay tulis tidak mengandung hal yang dapat menyebabkan provokasi dan tidak mengandung unsur SARA.
  7. Essay yang terpilih sebagai pemenang, adalah menjadi hak milik Studec International dan dapat diperbanyak serta dipublikasikan (dengan tetap mencantumkan nama penulis) untuk kepentingan edukasi (non komersial) tanpa perlu mendapat izin dari sang pembuat essay tersebut, serta tanpa kompensasi materi/uang.
  8. Peserta wajib memahami dan menyepakati seluruh syarat lomba seperti yang tercantum di panduan ini. Dengan keikutsertaan, peserta dianggap telah menerima dan menyetujui seluruh persyaratan.
  9. Naskah yang tidak memenuhi syarat akan didiskualifikasi.

SISTEMATIKA PENULISAN

  1. Kertas berukuran A4.
  2.  Naskah Essay ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar (sesuai EYD) bertema “PERANKU UNTUK INDONESIA”.
  3. Ukuran, font dan spasi bebas
  4. Naskah Essay maksimal berisi 500 Kata (1 Halaman) dan tidak ada minimal.
  5. Mencantumkan nama lengkap pada pojok kanan atas kertas.
  6. Naskah Essay tidak mengandung hal yang dapat menyebabkan provokasi dan tidak mengandung unsur SARA.
  7. Naskah Essay yang dikirim bersifat orisinil. Essay yang diikutsertakan bukan saduran, terjemahan, plagiat ataupun murni menjiplak, baik sebagian maupun keseluruhan, dari naskah yang telah ada sebelumnya.

PENILAIAN ESSAY

Dewan Juri Essay adalah hak prerogative dari Studec International untuk menentukan Pemenang dalam lomba essay ini
Kriteria PenilaianBobot
Kesesuaian Tulisan dengan Tema30 /100
Kedalaman dalam menggali Tema20/100
Orisionalitas30/100
Pemilihan Bahasa , Kata (Diksi) dan emosional penulis yang berhubungan dengan tema20/100

HADIAH LOMBA

Pememang 1
– Mengikuti Program South Korea Friendship Batch 2 di Dankook University (Fully Funded)
Termasuk
– Voucher Tiket pesawat PP Jkt-Seoul
– Hotel, Akomodasi, Makan, Bus, Guide, Program
– Medali dan Sertifikat
Pemenang  2
– Fully Funded Program Edutour 2 Negara (Malaysia – Singapura)
Include : Hotel, bus, akomodasi, makan, guide
– Sertifikat
Pemenang ke 3 – 5
– Voucher Program senilai 1.000.000
– Sertifikat

TIMELINE

NoTanggalJenis Kegiatan
123 Mei – 20 Juni 2018– Pendaftaran Online
– Pembayaran Lomba
– Pengiriman Essay

225 Juni 2018Pengumuman TOP 10 Besar Essay
325 Juni – 20 Juli 2018Pengiriman E-Sertifikat dan E-Book kepada seluruh Peserta

410 Agustus – 15 Agustus 2018Pelaksanaan Program ke Korea Bagi Pemenang

METODE PEMBAYARAN

Biaya Pendaftaran Lomba Essay Sebesar IDR. 50.000
Dikirim ke Rekening atas nama YAYASAN STUDEC INTERNATIONALBRI ACCOUNT : 2046-01-000211-30-6KANTOR Cabang Kota Kasablanca Jakarta Selatan
Peserta wajib konfirmasi pembayaran maksimal 1×24 jam setelah melakukan pembayaran ke email lomba@studecinternational.com atau CP (085715248406) via WhatsApp dengan format sebagai berikut:
“Konfirmasi Pembayaran_NamaLengkap_Tanggal Pembayaran”

FORMAT PENGIRIMAN ESSAY


"NANOTECH KATHASI" BERBASIS NANOTEKNOLOGI SOLUSI KEMANDIRIAN PANGAN INDONESIA 2020


Peningkatan pengetahuan dan penguasaan terhadap teknologi baru sangat dibutuhkan untuk persaingan di era perdagangan global baik oleh pemerintah maupun industri, selama ini yang menjadi kendalanya adalah penggunakan pupuk atau pestisida masih terbilang kurang efektif dikarenakan ukuran dari partikel masih berukuran mikro yang mana ukurannya lebih besar dari pada ukuran stomata tanaman, sehingga menyebabkan pupuk atau pestisida tidak masuk sempurna pada sasaran target dan sebagian terbuang. Dari permasalah tersebut bisa di analisa bahwa ukuran partikel dari stomata tanaman jauh lebih kecil dibandingkan dari ukuran partikel pupuk atau pestisida, Selain itu ukuran stomata tanaman yang kecil akan sangat sulit untuk menyerap unsur hara dalam pupuk dengan maksimal. Ukuran diameter stomata yang sangat kecil memaksa penyerapan unsur dalam pupuk membutuhkan waktu untuk memecah molekul yang besar menjadi molekul kecil sehingga ketika diaplikasikan ke tanaman tidak optimal karena sebagian terbuang atau menguap di udara.


Dari permasalahan diatas perlu adanya sebuah inovasi berupa teknologi untuk memecah partikel yang berukuran mikro menjadi ukuran nano [satu hingga 100 nm] dan memiliki kemampuan untuk mengontrol atau memanipulasi dalam skala atom, nanoteknologi itu sendiri dapat  meminimalkan penggunaan pupuk, pestisida dan kebutuhan lainnya dengan melakukan monitoring kondisi tanah seperti perakaran dan mengaplikasikannya langsung ke sasaran target sehingga tidak ada yang terbuang, Nanoteknologi dapat digunakan untuk mendegradasi residu pupuk baik itu di air, udara maupun di tanah melalui mekanisme fotokatalis oksida logam dengan menggunakan materi berbahan oksida semikonduktor seperti titanium oksida TiO2 dan Zinc oksida (ZnO). Materi ini dapat menyerap foton dan menginisiasi proses reduksi oksidasi redoks sehinga akan memecah molekul organik kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana. Melalui proses fotokatalisis, residu pestisida dapat diubah menjadi mineral yang bermanfaat dan tidak membahayakan lingkungan.



Sunday, June 03, 2018

Call for Paper ICSSH 2018


Kedeputian IPSK LIPI 
akan menyelenggarakan The 2nd International Conference on Social Sciences and Humanities (ICSSH) pada 23–25 Oktober 2018. Silahkan cek link dan hubungi panitia untuk info lebih lanjut.

Benjolan-benjolan Non-kanker


Semua orang merasa khawatir akan berkembangnya kanker ketika muncul benjolan secara tiba-tiba pada area tubuhnya seperti payudara, leher, dan area genital. Tetapi tidak semua benjolan mengindikasikan kanker, bisa jadi hanya masalah kecil yang tidak berbahaya.

Jangan terlalu panik ketika Anda menemukan munculnya benjolan pada tubuh, kenali dulu jenis benjolannya. Seperti dilansir Self, Sabtu (9/2/2013) kondisi-kondisi kesehatan di bawah ini juga ditandai dengan munculnya benjolan, antara lain:

1. Nodul tiroid
Anda tidak perlu mengkhawatirkan benjolan kecil yang sedikit keras di leher bagian bawah, selama benjolan tersebut tidak menyakitkan atau berpindah tempat ke bagian leher yang lain. Hal ini disebut dengan nodul tiroid yang umumnya jinak.

Penyebab munculnya nodul tiroid belum diketahui, tetapi mungkin karena aktivitas kelenjar tiroid. Jika Anda mengalami beberapa gejala tiroid tambahan lain seperti rasa nyeri selain benjolan tersebut, segera periksakan ke dokter untuk mengobati gangguan yang mendasarinya dengan obat-obatan atau dengan yodium radioaktif untuk mengecilkan benjolan.

2. Kista
Bentuk kista seperti buah anggur dengan tekstur yang sangat lembut dan berupa kantung yang berisi cairan. Kista biasanya tumbuh di sekitar payudara atau area genital. Benjolan lembut di area genital mungkin terjadi karena terblokirnya saluran minyak hingga dapat menyebabkan kista epidermoid.

Jika muncul benjolan pada area tersebut dan terasa sensitif, kompres dengan air hangat dan terapkan krim antibiotik. Anda tidak perlu khawatir jika benjolan tidak menyebabkan rasa sakit, tetapi jika benjolan bertahan hingga lebih dari sebulan, segera periksakan ke dokter.

3. Lipoma
Lipoma adalah benjolan seperti bola cincin yang dapat bergerak dengan mudah. Benjolan ini berupa timbunan lemak yang muncul terutama pada kaki, batang dan lengan. Penyebab lipoma adalah genetik atau turunan dari keluarga yang umumnya tidak berbahaya.

Jika benjolan terasa menyakitkan karena telah mengenai pembuluh saraf atau darah, Anda mungkin memerlukan operasi ringan untuk menghapuskan benjolan tersebut.

4. Fibroadenoma
Fibroadenoma adalah benjolan bulat yang sangat mudah bergerak di dalam jaringan payudara. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi biasanya sangat sering terjadi pada wanita berusia 20 hingga 30 tahun. Dokter mungkin akan menyarankan untuk segera melakukan biopsi atau aspirasi jarum halus untuk mengkonfirmasikan bahwa hal tersebut tidak berbahaya.

Benjolan ini biasanya tidak berbahaya, tetapi jika fibroadenoma semakin besar dan membuat Anda merasa cemas, dokter dapat menghapusnya melalui proses operasi ringan.

5. Pembengkakan kelenjar getah bening
Kelenjar getah bening terletak pada ketiak dan leher (terutama di bawah rahang, belakang telinga dan di dasar tengkorak), serta di selangkangan. Jika muncul benjolan pada area tersebut, mungkin disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening.

Hal ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Pembengkakan akan menghilang sekitar tiga minggu, tetapi jika tidak kunjung menghilang, segera periksakan ke dokter.

6. Kista ganglion
Kista ganglion adalah kista tak bergerak, kenyal dan menyakitkan yang dapat terbentuk pada bagian atas kaki, bagian atas pergelangan tangan dan punggung tangan. Ukuran benjolan tersebut hanya sebesar kacang atau buah plum.

Penyebab munculnya benjolan tersebut biasanya disebabkan karena cedera, di mana kista berisi cairan sinovial, yang melumasi sendi dan tendon. Kista ganglion biasanya akan sembuh dengan sendirinya, tetapi jika benjolan tersebut tetap bertahan dalam waktu yang lama dan membatasi gerakan Anda, benjolan harus dikeringkan atau dihapus.

Malaikat Maut Mengintai Kita