Skip to main content

MENDAFTAR BEASISWA BELANDA


Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S3 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milah banyak website, artikel, akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences.

Untuk beasiswa S3 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.

Selanjutnya. saya segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Hungaria. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak universitas cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR untuk mendaftar beasiswa tersebut.

Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata sedikit ribet. tidak butuh surat rekomendasi maupun proposal riset. Dokumen yang butuh effort lebih menurutku hanya motivation letter. Aku inget banget waktu itu aku submit pendaftaran di hari terakhir mendaftar dan itu aku lagi di liburan di Bali bersama dosen dan tim riset. Orang-orang mah pada tidur pas di mobil, aku berusaha ngerampungin berkas.

Oh ya, sebenernya aku ga pernah punya mimpi sebelumnya untuk  study ke Belanda loh. Soalnya aku udah minder duluan. Orang-orang bilang katanya orang Indonesia tuh kalo milih negara untuk  study ke luar negeri paling banyak ke Inggris atau Belanda. Otomatis saingannya banyak, jadi peluang untuk dapetinnya jadi lebih sedikit. Nah, sebenernya ngak boleh mikir begitu sih ya. Kita kan gatau ya Allah mau ngasih kita rejeki kemana. Udah suudzon aja ama Allah ya.

Tapi aku tetep jadi kok akhirnya daftar untuk study ke Belanda hehehe. Setelah sekitar semingguan setelah submit aplikasi ke WUR, eh aku dapet email dari WUR. Aku ngak berekspektasi itu isinya hasil pengumuman karena mikir kayaknya ga mungkin secepat itu hasilnya keluar. Aku pun saat itu masih nunggu pengumuman universitas dan beasiswa tahap 1 untuk Hungaria.

Eh ternyata, pas aku buka emailnya Alhamdulillah aku dapet LoA dari WUR. Waaah seneng banget rasanya, aku langsung bilang ke ibuku waktu itu. Ada sedikit perasaan lega di hati. Setidaknya sudah ada satu tempat yang aman. Perjalanan kedepan masih panjang.

Tidak beberapa lama berselang, aku dapet semacam invitation untuk mendaftar beasiswa NFP. Saat itu, pendaftaran untuk Stuned juga akan segera dibuka. Namun karena deadline-nya lebih dekat NFP, aku merampungkan berkas untu NFP duluan. FYI, beasiswa NFP dan Stuned semacam kembar tapi tak sama. Dari segi besaran beasiswa, mereka berdua jumlahnya sama. Namun, dari segi sasaran dan tujuan beasiswa, bidang prioritas, sumber dana, dan tahapan seleksinya berbeda. Secara singkatnya,

NFP adalah beasiswa yang diberikan oleh Dutch Ministry of Foreign Affairs dan dikelola oleh Nuffic untuk kalangan profesional dari 51 negara kriteria NFP. Sedangkan, Stuned merupakan beasiswa kerja sama bilateral pemerintah Belanda dengan Indonesia yang dananya dikelola oleh Nuffic Neso. Jadi, Stuned itu memang beasiswa khusus untuk orang-orang Indonesia, hanya orang-orang yang berkewarganegaraan Indonesia aja yang boleh daftar. Baik NFP maupun Stuned, semua proses pendaftaran dilakukan secara online.

Saat menyiapkan berkas untuk NFP, status aku sudah lolos tahap 1 beasiswa Hungary Institute dan untungnya sudah rampung untuk tahap 2 karena memang sudah deadline hehehe. Jadi, kondisinya masih harap-harap cemas untuk pendaftaran ke Hungary ditambah lagi pendaftaran universitasnya juga belum ada hasil.

Seleksi beasiswa NFP ini ada 2 tahap. Tahap pertama, berkas kita akan diseleksi oleh pihak universitas. Jika kita mendapat rekomendasi, kita akan lanjut ke tahap 2 dan berkas kita akan dioper untuk diseleksi oleh pihak kementrian Belanda. Barulah dari situ ditentukan lolos atau tidaknya aplikasi kita. Berkas yang dibutuhkan hanya employer statement yang sudah ada format tersendiri dari pihak NFP.

Menurut aku, berkas ini yang jadi kunci aplikasi kita. Disitu kita harus bisa menjelaskan secara clear tentang organisasi atau instansi tempat kita bekerja dengan segala visi dan misinya, job desk kita disana apa, apa yang akan kita lakukan untuk organisasi atau instansi tersebut setelah mendapat ilmu dari universitas tujuan dan beasiswa NFP, serta kenapa butuh study dan juga beasiswanya.

Jadi, butuh berpikir dalam-dalam untuk isi dokumen itu. Sisanya hanya isian tentang data diri dan beberapa pertanyaan mengenai motivasi mendaftar beasiswa NFP. Segala tentang NFP bisa diliat disini.

Jujur, ketika mendaftar beasiswa NFP aku bener-bener yang sudah pasrah banget ke Allah SWT karena udah minder duluan pas baca persyaratan dan segala macemnya. Sempet ragu juga dan merasa out of criteria karena tempat kerjaku bukan semacam organisasi resmi gitu dan hanya sekedar tim riset yang bekerja untuk suatu proyek. Akhirnya dosen aku pun menyarankan untuk melampirkan surat tambahan yang ditandatangani oleh dosen aku sebagai ketua riset yang menjelaskan bahwa kami hanya tim riset bukan organisasi resmi agar tidak ada kesalahpahaman di kemudian hari. Yaudah aku pasrah aja pas saat itu dan berdoa yang banyak dan minta didoain juga sama keluarga.

Rampung ngerjain berkas untuk NFP, aku pun mulai mencicil berkas untuk Stuned. Isiannya jauh lebih banyak dibanding NFP. Tapi untungnya bisa disave dan close lalu dikerjakan lagi nanti, kalau aplikasi NFP ga bisa. Jadi, kita harus isi kalau sudah siap upload dan submit. Perbedaannya lagi dengan NFP, di aplikasi Stuned ada isian untuk pengalaman organisasi, prestasi, dan list paper yang sudah dipublikasi.

Bukti-bukti berupa sertifikat dan lainnya yang berkaitan juga mesti diupload. Motivation letter juga mesti diupload dengan template yang diberikan, jadi tidak hanya sekedar pertanyaan seperti ketika pendaftaran NFP. Format employer statement juga sudah diberikan, namun templatenya berbeda dengan NFP dan aku rasa isiannya lebih simple dibanding NFP.

Pengumuman itu datang juga, pengumuman Lulus beasiswa stuned. Selamat ya! ciee yang mau berangkat ke Belanda 😀 Proses Seleksi bisa di baca disini StuNed Scholarships 2017 - Study in Holland

Ups, tapi setelah itu ngapain ya? udah pengumuman terus harus ngapain? Berikut serpihan-serpihan kenangan yang masih saya ingat sesaat setelah mendapat beasiswa Stuned.

Cari teman sepenanggungan sesama stuned awardee. Ini untuk memudahkan persiapan dan bisa berbagi info terkait keberangkatan. Dulu alhamdulillah temen-temen se-almamater saya banyak yang keterima, jadi bisa langsung gosip gosipan tentang apa ajah yang harus dipersiapkan. Kamu juga bisa posting di milis beasiswa, tanya ajah, siapa yang dapet beasiswa stuned batch ini. FYI, stuned awardee angkatan saya ada 96an. Saya gak tau deh stuned tahun ini berapa :D. Oia, setelah dapet temen sesama stuned awardee, buat group whatsapp or apapun  yang bisa memudahkan pertukaran informasi.

Stuned ngasih waktu kamu untuk Berdiskusi dengan keluarga atau atasan, apakah kamu diizinkan untuk Mengambil beassiwa stuned apa gak. Nah, coba kamu sampaikan kabar gembira ini ke atasan dan keluarga dan liat respon mereka. So far, siapa sih yang gak seneng dapet beasiswa? hehehe, mostly mereka mendukung sih. Tapi in same cases, kayak misalnya kamu udah berkeluarga dan ternyata pasangan kamu punya rencana yang lain, itu kan musti didiskusikan secara matang tuh. Jangan lupa sholat istikharah juga, minta diberikan kemantapan hati untuk berangkat ke Belanda :D. Setelah merasa mantap, segera bales email pengumuman beassiwa yaaa, jangan lewat deadline.

Cek paspor dan dokumen: Karena setelah ini kamu bakal ngurus visa dan izin tinggal di Belanda, ngecek tanggal berlakunya pasport perlu. Dulu ternnyata pasport saya nge pass banged tinggal 6 bulan masa berlakunya dan saya baru inget kemudian jadi banyak buang waktu ditengah2 persiapan hoho. Coba diliat lagi pasportnya, usahakan kamu punya pasport yang masih berlaku 2 tahun lagi biar gak ribet ngurus dokumen selama di belanda. Mending bersusah-susah urus dokumen di Indo deh daripada pontang panting di tengah kuliah buat ngurusin dokumen kita di Belanda!

Dokumen yang perlu di cek: Pasport, cek tanggal berlakunya, kalo kurang dari 2 tahun, mending segera perpanjang. Ijazah, coba di cek lagi, transkrip dan ijazah kamu udah ditranslate ke bahasa inggriskah? legalisirnya masih adakah? yook segera diurus kalo legalisirnya udah tinggal dikit. Dokumen ini berguna buat pengurusan daftar ulang dikampus setelah kamu sampai ke Belanda. Kartu keluarga, akte kelahiran, KTP, LOA ; coba cek lagi dimana kamu nyimpen  dokumen-dokumen keadministrasian kamu. Dokumen-dokumen ini penting buat ngurus Visa dan keimigrasian lainnya. 4. Beri tau kabar gembira ini ke universitas kamu. Ini contoh email yang saya kirim ke universitas:

Dear Student Service Center, 
My name is Agung Wicaksono and I will study in wageningen starting from September. 
I’ve got information from Nuffic neso Indonesia That I get NFP scholarship. Therefore, would you tell me on boarding process that I must prepare? especially for MVV information and housing application. 

Thank you and best regards, 
Agung Wicaksono 

dan jawaban mereka:

Comments

  1. Dear Mas Agung,

    Saya Vini dan sedang mengisi aplikasi untuk mendaftar beasiswa Stuned,
    Bisakah saya menanyakan email nya untuk menanyakan beberapa hal terkait beasiswa ini?

    ReplyDelete
  2. mas saya zuzu..

    saya sedang mempersiapkan motivation letter ke stuned dan saya sudah mendapatkan LOA environmental science WUR.. bolehkan saya menanyakan email dan berdiskusi mengenai motivation letter? Terimakasih

    ReplyDelete
  3. mas saya zuzu..

    saya sedang mempersiapkan motivation letter ke stuned dan saya sudah mendapatkan LOA environmental science WUR.. bolehkan saya menanyakan email dan berdiskusi mengenai motivation letter? Terimakasih

    ReplyDelete
  4. Perkenalkan saya zuzu..

    Saya sedang proses akhir penyelesaian motivation letter.
    kebetulan saya juga berencana mendaftar STUNED dan sudah mendaptkan LOA di environmetal science WUR...
    Bolehkah saya menanyakan email dan menanyakan hal yang berkaitan dengan motivation letter?

    ReplyDelete

Post a Comment

ありがとうございました
Arigatōgozaimashita

Popular posts from this blog

TEST DI PT PETROKIMIA GRESIK

Siapa yang belum tau Petrokimia Gresik? Petrokimia Gresik adalah salah satu perusahaan yang berlokasi di Gresik kota Industri, BUMN dan masa depan terjamin, top. Tapi ya masuknya tentu saja tidak gampang, hehe.

Petrokimia ini buka sekitar bulan November 2015, kita isi biodata kita di web nya dan lengkapin berkasnya, kalo lolos seleksi berkas akan diundang untuk tes Akademik. Saya mengambil lokasi tes di Universitas Brawijaya, Malang tempat saya menimba ilmu selama 3 tahun 4 bulan hehe. Sebetulnya saya ikut cuman menambah pengalaman saja karena saya mendapat beasiswa S2 KGSP di Korea, jadi sambil menunggu berangkat saya ikut mendaftar kerja buat nambah pengalaman, ini rangkaian tahapan seleksinya 




Tes Akademik

Tes akademik ini isinya adalah soal seputar Pertanian, banyak soal tentang biokimia dan fisiologi tanaman, ada beberapa soal teori yang sangat dasar, masih berhubungan dengan pupuk-pupuk dan ada juga hitungan yang kalo disodorin soalnya sekarang juga saya tidak yakin bisa ngerjain. …

TES DI PT. PETROSIDA GRESIK

Hallo kali ini saya ingin berbagi pengalaman mendaftar di PT. Petrosida Gresik yang mana anak perusahaan dari PT. Petrokimia Gresik. Suatu ketika di groub angkatan HPT jurusan selama kuliah S1 di University of Brawijaya, tiba tiba teman ku sekelas ngasih informasi kalau Petrosida lagi recruitment, dia ngasih informasi kalau recruitment dilakukan online banyak upload Surat keterangan sehat, CV atau curriculum vitae, Scan ijazah, scan transcript nilai, Toefl atau kemampuan bahasa inggris minimal 450, Akreditasi kampus minimal A.
Waktu itu aku tidak tertarik karna masih on fire di kementerian dan lagi nyusun conference buat thesis saya di Korea hehe. Kebetulan saya mendapat beasiswa KGSP atau Korean Government Scholarship Programme dari pemerintah Korea, tidak terikat sih kalau sudah lulus kembali ke Indonesia silahkan kalau mau bekerja di Korea di fasilitasi, pengenya sih kerja di Luar negeri karna culture nya enak banget, orangnya profesional dan sangat menghargai waktu. Tapi orang tua …

AUSTRALIA AWARDS SCHOLARSHIP (AAS)

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. 

Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan.  Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe.

Saya telah mendapatkan Unconditional LoA (Letter of Acceptance) dari The Australian National University, Auckland University of Technology, University of Adelaide. Karna jadwal nya berbarengan sama Beasiswa StuNed maka saya juga…

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya,

selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi /pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus Netherlands atau Belanda saja karena beasiswa ini dari p…

TES PSIKOLOGI BAUM TEST

Tulisan ini di buat untuk membantu teman-teman yang sedang kebingungan ketika akan menghadapi tes psikologi, khususnya tes menggambar pohon (BAUM Test). Jujur, penulis sering ditanyai oleh teman tentang bagaimana seharusnya menggambar pohon ketika tes psikologi? Pohon apa yang sebaiknya di gambar? Apakah ada perbedaan penilaian antara tes menggambar pohon ketika masuk sekolah/ kuliah dengan masuk kerja? Nah. Kali ini penulis mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut melalu tulisan ini. Silahkan di cermati baik-baik ya....

BAUM Test merupakan alat ukur psikologi. Fungsi dari BAUM Test ini sendiri pada umumnya terdiri dari 2, pertama untuk keperluan industri (seleksi kerja) dan yang kedua klinis, biasanya digunakan untuk mendiagnosa permasalahan psikologi (asesmen psikologi). Di awali oleh Goodenough pada tahun 1926 yang mengembangkan suatu prosedur yang terstandarisasi untuk mengevaluasi inteligensi anak-anak, di awali dengan menggambar seorang manusia (draw a man). Kemudian…

MENGAPA HARUS MAPRES ?

Beberapa waktu belakangan saya mendapat beberapa pertanyaan dan juga diundang ke beberapa sesi atau seminar untuk sharing tentang kompetisi Mapres (Mahasiswa Berprestasi), tentang manajemen waktu, kiat presentasi ilmiah dan hal terkait mapres lainnya. Pada saat yang bersamaan, karena sudah mulai bekerja full-time di kementerian, tidak semua sesi sharing yang bisa saya datangi, terutama pada hari kerja.
Mungkin ada yang pernah menyentil bahwa orang yang ikut Mapres adalah orang yang `ambi` (walau saya sering gagal mengerti kenapa kata ambi atau ambisius sering memiliki konotasi negatif bagi banyak orang Indonesia setidaknya yang saya temui) dan seolah tidak peduli akan lingkungan. Padahal kata Ambisius sendiri (Menurut KBBI) berarti berkeinginan keras untuk mencapai suatu cita-cita atau harapan. Tidak ada elemen kekerasan atau pelanggaran terhadap hak orang lain dalam kata yang disebut ambisius. Klik disini

Karena itulah, tulisan ini saya tulis untuk berbagi pengalaman dan perspektif ten…