Sunday, November 12, 2017

Working Holiday Visa Australia 2017


Travel Blog Reservasi – Kamu ingin liburan ke Australia? Tak ada salahnya untuk mengajukan visa berlibur dan bekerja (Work Holiday Visa), karena dengan menggunakan visa ini kamu bisa berlibur lebih lama di Australia dan sambil bekerja, namun telah terjadi beberapa perubahan untuk WHV 2017.
Sebelum membahas lebih lanjut persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat Working Holiday Visa dan perubahannya, ada baiknya kita “kenalan singkat” terlebih dahulu.
Working Holiday Visa (WHV) terdiri dari dua yaitu WHV (Subclass 462) dan WHV (Subclass 417). Keduanya dibagi berdasarkan negara tempat tinggal. Jadi, jika kamu warga negara Indonesia maka kamu menggunakan Work and Holiday Visa (Subclass 462).
Setelah sudah “kenalan singkat” dengan Working Holiday Visa. Kamu pasti penasaran, bagaimana membuat Working Holiday Visa dan persyaratannya? Yuk! Kita bantu ulas di artikel ini:

Syarat untuk mendapatkan Working Holiday Visa

  1. Telah berusia 18 tahun atau belum berusia 30 tahun pada saat pengajuan permohonan surat rekomendasi.
  2. Memiliki kualifikasi setingkat perguruan tinggi, atau telah menjalani pendidikan di perguruan tinggi setidak-tidaknya 2 (dua) tahun pendidikan.
  3. Belum pernah mengikuti program bekerja dan berlibur sebelumnya.
  4. Memiliki paspor yang berlaku sekurang-kurangnya 12 bulan.
  5. Memiliki tingkat kemahiran berbahasa Inggris sekurang-kurangnya tingkat fungsional.
  6. Tidak disertai oleh anak-anak di bawah umur.
  7. Memiliki sejumlah dana seharga tiket pergi pulang dan untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia.
  8. Surat Rekomendasi berlaku 1 (satu) bulan sejak tanggal dikeluarkan.
  9. Permohonan Surat Rekomendasi tidak dapat diwakilkan. 

Untuk mendapatkan surat rekomendasi, saat diundang untuk wawancara, kamu perlu melampirkan

  1. Form Identitas (download di sini)
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Akte Kelahiran
  4. Paspor dengan masa berlaku minimal 12 bulan
  5. Ijazah perguruan tinggi minimal Diploma III, atau Surat Keterangan sebagai mahasiswa aktif setidaknya 2 tahun, dilengkapi Kartu Mahasiswa (KTM) dari perguruan tinggi bersangkutan;
  6. Memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Inggris IELTS dengan minimal score 4.5. Pertanyaan umum yang sering ditanyakan adalah apakah sertifikat TOEFL atau TOEIC bisa digunakan? Sayangnya tidak bisa karena harus IELTS.
  7. Surat keterangan / Jaminan Bank atas kepemilikan dana sejumlah AUD $ 5000 (lima ribu Dollar Australia) atau yang setara;
  8. Pas foto terakhir berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar, latar belakang putih.
Catatan:
  1. Pada saat wawancara untuk membawa seluruh persyaratan asli dan fotokopi.
  2. Berkas fotokopi dimasukkan dalam map warna biru dengan urutan seperti di atas.
  3. Tidak dipungut biaya selama proses pengeluaran surat rekomendasi
  4. Sertifikat bahasa Inggris dalam bentuk prediction TIDAK DITERIMA.

Syarat Working Holiday Visa terbaru 2017

Berdasarkan data yang dikutip dari australiaplus.com, untuk 1 Januari 2017 akan terjadi perubahan di mana usia para pekerja yang biasa disebut backpacker yang mengajukan visa diperluas hingga 35 tahun. Tak hanya itu biaya untuk membuat visa juga turun menjadi $390 atau sekitar Rp3,9 Juta. (Hanya berlaku untuk WHV 417).

Lalu, jika persyaratannya sudah siap, berikut proses pembuatan Working Holiday Visa

Pertama, kamu memerlukan surat rekomendasi dari imigrasi Indonesia. Untuk mendapatkan surat rekomendasi kamu harus mengikuti persyaratan yang sudah diulas di atas dan mendaftarkan di sini.
Kedua, jika kamu sudah melakukan registrasi, maka tahap selanjutnya cek jadwal wawancara di sini. Cek nama kamu, waktu dan lokasi untuk wawancara, jangan lupa juga membawa persyaratan asli dan fotokopi.
Ketiga, apabila kamu sukses dalam tes wawancara, kamu akan mendapatkan surat rekomendasi. Surat rekomendasi akan dikirim ke alamat email kamu. Surat ini berlaku selama 1 bulan setelah diterima, dan surat inilah yang akan memungkinkanmu untuk mengajukan aplikasi Working Holiday Visa di imigrasi Australia.
Jika kamu tidak lolos dalam tes wawancara, maka kamu bisa mengulangi tes kembali dan masuk dalam waiting list.
Setelah proses di Imigrasi Pusat Indonesia selesai, maka langkah selanjutnya adalah mengirimkan dokumen persyaratan visa ke AVAC. AVAC (Australia Visa Application Centre)yang merupakan pusat pengajuan visa Australia. Selanjutnya AVAC akan meneruskan ke Australian Embassy dan dalam satu minggu berikutnya kamu akan menerima surat rujukan untuk melakukan medical checkup di rumah sakit terpilih yang ditentukan oleh Australian Embassy.  Medical Checkup ini umumnya hanya rontgen saja.
Setelah mendapatkan hasil medical checkup, maka hasil tersebut bisa kamu kirim ke kedutaan dan tunggu waktu sekitar seminggu, maka kamu akan menerima email yang menyatakan kalau paspor kamu sudah bisa digunakan untuk keluar masuk Australia dalam waktu satu tahun.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

안녕 하세요 감사합니다
Mannaseo pangapseumnida