Tuesday, July 04, 2017

Pengurusan Tugas Belajar dan Paspor Dinas atau Paspor Biru


Postingan kali ini tentang pengurusan ijin untuk mendapatkan Surat Tugas Belajar (karena saya abdi Negara) di kementerian Perencanaan dan Pembangunan Republik Indonesia atau BAPPENAS  dan sekaligus pengurusan paspor dinas. Perlu saya tambahkan keterangan disini bahwa ada dua macam ijin untuk melanjutkan studi bagi PNS yaitu ijin belajar dan tugas belajar. Baiklah, demi menyingkat waktu, ini dia tahap-tahap pengurusan tersebut:
1.  Sampaikan kepada atasan (dari eselon 4, eselon 3, eselon 2 dan seterusnya) jauh-jauh hari, kalau bisa mulai dari tahun sebelumnya keinginan kita untuk melanjutkan studi (semacam perijinan lisan) supaya atasan nggak shock atau dikira mau kabur {Jangan seperti saya bilangnya mendadak, nanti saya ceritakan}
2. Setelah diterima oleh universitas, persiapkan copy surat penerimaan atau Admission Letter
3. Setelah mendapatkan kepastian beasiswa, tanyakan surat kontrak beasiswa (di StuNed namanya Student Award Letter) dan persiapkan copy/salinan SALnya
4.  Menyiapkan memo kepada atasan langsung (eselon 2, 3 dan 4 beserta bagian kepegawaian) mengenai permohonan Tugas Belajar untuk melanjutkan studi dengan melampirkan copy Admission Letter dan Student Award Letter
5.  Menyiapkan memo dari atasan langsung, bisa Kepala Kantor atau Kepala setingkat Eselon 2 kepada Sesmen/Sekretaris Menteri, tembusan kepada Kepala Biro Umum, PKLN dan Kepegawaian. Lampirkan copy Admission Letter dan Student Award Letter
6. Bagian Kepegawaian akan menindaklanjuti dengan membuat Surat Keputusan tentang Tugas Belajar
7.  Menyiapkan dan mengisi format Ijin Dinas Luar Negeri (IDL) yang ditandatangani kita dan atasan setingkat Eselon 2, disampaikan kembali ke Sesmen
8. Bagian Kepegawaian akan menyusun Surat Perjanjian, perlu ditandatangani oleh kita diatas materai. Setelah itu Surat Perjanjian dibawa untuk menghadap Kepala Bagian Kepegawaian untuk minta paraf, lalu ke Kepala Biro Umum untuk menyampaikan secara langsung maksud melanjutkan studi dan mohon pamit
9.  Dokumen yang disiapkan berikutnya adalah SK Tugas Belajar, Surat Perjanjian, Daftar Riwayat Hidup, beserta copy KTP, Kartu Pegawai, Foto dengan ukuran 4×6, lalu disiapkan dan diberikan ke petugas pembuat paspor
10. Dokumen tersebut diserahkan ke Setneg untuk dimintakan Surat Pengantar
11. Dokumen beserta Surat Pengantar dimasukkan ke Deplu untuk pembuatan paspor dinas (service passport) dan pengurusan exit permit.

Sekian dulu dari saya, sampai ketemu di postingan selanjutnya, masih dalam rangka persiapan Tugas Belajar.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

안녕 하세요 감사합니다
Mannaseo pangapseumnida