Wednesday, July 26, 2017

Mengetahui Gejala Kolesterol dan Asam Urat


Gejala kolesterol dan asam urat tinggi seringkali datang bersamaan sehingga harus dilakukan upaya untuk mengatasi kedua kondisi tersebut. Munculnya gejala kolesterol dan asam urat yang tinggi dalam pemeriksaan darah biasanya merupakan suatu indikator kewaspadaan terhadap penyakit yang berhubungan dengan sistem kardiovaskuler. Penumpukan kolesterol di dalam darah penyebab utamanya adalah karena konsumsi lemak jenuh yang berlebihan sehingga menghasilkan kolesterol yang diproduksi oleh hati kadarnya meningkat di dalam pembuluh darah. Peningkatan kadar kolesterol di dalam pembuluh darah ini sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat mempersempit dan menyumbat aliran darah sehingga berpotensi menyebabkan penyakit jantung koroner maupun stroke.
Sedangkan asam urat penyebab utamanya adalah terlalu tingginya asupan zat purin di dalam tubuh yang tidak dapat dibuang secara optimal oleh ginjal. Kadar asam urat tinggi akan membentuk kristal-kristal tajam di persendian yang menimbulkan rasa nyeri. Selain menimbulkan rasa nyeri, menderita asam urat tinggi juga dapat berakibat secara sistemik yaitu menghambat kerja ginjal dan kerja jantung sehingga lama-kelamaan akan menyebabkan gangguan pada kedua organ vital tersebut. Gejala kolesterol dan asam urat sangat erat kaitannya dengan terjadinya proses penurunan fungsi organ dan jaringan tubuh pada manusia karena usia (penyakit degeneratif). Hal itu diperparah dengan pola hidup yang tidak sehat seperti banyaknya konsumsi makanan berlemak serta kurangnya aktifitas fisik (olahraga).

Gejala Kolesterol dan Asam Urat Tinggi yang Perlu Anda Ketahui

Memang tidak semua orang mengalami gejala kolesterol dan asam urat tinggi secara bersamaan. Kedua gejala tersebut dapat timbul secara terpisah, artinya jika seseorang menderita kolesterol tinggi belum tentu asam uratnya tinggi, begitu juga sebaliknya. Namun pada orang-orang yang risti (risiko tinggi) dapat menderita kolesterol dan asam urat tinggi secara bersamaan, misalnya pada orang dengan berat badan berlebih (obesitas), lansia, dan workaholic (pekerja keras) yang sering mengabaikan kesehatannya. Gejala kolesterol dan asam urat tinggi adalah seperti berikut ini:
Gejala kolesterol tinggi. Seseorang yang kadar kolesterol dalam darahnya tinggi, gejala yang dirasakan yaitu sering merasa sakit kepala. Hal ini dikarenakan kolesterol di dalam pembuluh darah akan menghambat aliran oksigen ke seluruh jaringan tubuh termasuk ke otak, sehingga penderitanya akan mengalami pusing. Rasa pusing ini frekuensi maupun skalanya bisa berbeda antara orang yang satu dengan yang lain, biasanya terjadi hilang timbul.
Gejala kolesterol tinggi juga dapat berupa rasa tegang/kencang pada tengkuk dan pudak. Hambatan pada sistem pembuluh darah membuat kerja jantung semakin berat, dimana salah satu daerah yang sangat terasa dampaknya yaitu pada area tengkuk dan pundak. Gejala ini biasanya akan bertambah parah jika seseorang menyantap makanan yang berlemak. Hambatan pada sistem pembuluh darah ini juga sangat dirasakan dampaknya pada ayaraf-syaraf perifer yang letaknya paling jauh dengan jantung, yaitu pada daerah kaki yang sering terasa kesemutan. Kondisi ini sering terjadi pada seseorang yang mengalami gejala kolesterol dan asam urat secara bersamaan.
Banyaknya tumpukan kolesterol pada pembuluh darah berupa plak-plak yang semakin menebal dan mengeras akan membuat jantung semakin bersusah payah untuk memompa aliran darah ke seluruh jaringan/organ tubuh. Hal ini secara otomatis akan menimbulkan gejala jantung berdebar-debar atau berdetak lebih cepat dan keras yang menandakan organ ini bekerja lebih ekstra dari normal. Jika berlangsung lama dan terus-menerus maka dapat berakibat jantung mengalami kelelahan/kepayahan atau yang sering disebut sebagai gagal jantung. Tumpukan kolesterol juga sering menyumbat pada arteri yang membawa makanan bagi jantung (arteri koronaria) sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner.
Kolesterol tinggi menyebabkan terhambatnya aliran darah yang membawa nutrisi ke semua jaringan dan sel-sel tubuh. Akibatnya banyak sel maupun jaringan yang kekurangan nutrisi, hal ini menimbulkan gejala pada penderitanya berupa lemah, letih, dan lesu. Orang yang kadar kolesterolnya tinggi biasanya akan merasa mudah lelah walaupun tidak sedang melakukan aktifitas yang berat. Hambatan tersebut juga dapat terjadi pada aliran darah menuju otak sehingga membuat penderitanya selain pusing, juga susah berkonsentrasi, mudah mengantuk, dan terkadang mudah merasa bingung.
Gejala asam urat tinggi. Sedangkan untuk gejala asam urat tinggi seringkali dimanifestasikan dengan adanya rasa nyeri pada persendian, baik daerah tangan maupun kaki. Nyeri ini biasanya datang secara tiba-tiba dan terasa sangat sakit. Daerah persendian kaki (terutama sendi jempol) biasanya yang paling banyak diserang pertama kali yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan untuk berjalan. Nyeri ini dikarenakan adanya penumpukan asam urat di persendian yang membentuk kristal-kristal tajam sehingga akan terasa sangat sakit jika mengenai bagian dalam sendi dan di daerah sekitarnya.
Selain menimbulkan nyeri, kristal-kristal tajam yang terbentuk dari kumpulan asam urat tersebut juga dapat menimbulkan peradangan. Hal ini ditandai dengan adanya pembengkakan di daerah sendi yang diserang. Akibat peradangan, pada kulit bagian atas sendi yang diserang juga terlihat memerah dan mengkilap. Peradangan pada sendi ini dapat terjadi hilang timbul yang biasanya menyesuaikan faktor pencetusnya, dan dapat berlangsung lama atau terkadang juga hanya sebentar. Setelah proses peradangan mereda, biasanya kulit pada area sendi tampak mengelupas dan biasanya akan terasa gatal.
Ciri khas dari asam urat tinggi yaitu rasa sakit yang tak tertahankan pada daerah sendi, terlebih lagi jika dipegang atau tersentuh oleh suatu benda. Semua sendi di tubuh manusia berisiko untuk terserang asam urat. Sendi-sendi yang sering diserang pada sebagian besar kasus asam urat tinggi yaitu pada sendi jari kaki, pergelangan kaki, kaki bagian tengah, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku.

Apa Saja Cara Mengatasi Kolesterol dan Asam Urat?

Menderita gejala kolesterol dan asam urat pastilah sangat mengganggu, terlebih lagi ancaman dampaknya di masa yang akan datang tentang berbagai penyakit berbahaya yang dapat ditimbulkan. Oleh karena itu sedapat mungkin kondisi ini ditanggulangi sejak dini agar tidak bertambah parah. Untuk mengobati kolesterol dan asam urat tinggi, dapat dilakukan secara alami yaitu dengan mengkonsumsi obat tradisional asam urat dan kolesterol. Obat tradisional untuk menurunkan asam urat dan kolesterol antara lain yaitu dengan mengkonsumsi buah tomat, buah kersen, jeruk nipis, apel, anggur, dan stroberi.
Sedangkan makanan yang menjadi pantangan kolesterol dan asam urat antara lain yaitu jerohan, daging yang berwarna merah (daging sapi, kambing, kuda, angsa, kalkun), makanan bersantan, berbagai jenis seafood, dan untuk asam urat biasanya juga sensitif dengan berbagai jenis kacang-kacangan dan sayuran tertentu seperti sayur bayam, daun singkong, daun pepaya, buncis, asparagus, kembang kol, dan jamur kuping.
Agar Anda terhindar dari gejala kolesterol dan asam urat, maka Anda hendaknya melakukan olahraga secara teratur, mengurangi makanan berlemak, banyak makan buah-buahan, menghindari stres, serta jauhi kebiasaan merokok dan minuman beralkohol. Periksakan kesehatan Anda secara berkala terutama untuk mengetahui kadar kolesterol dan asam urat dalam darah agar mengetahui sejak dini gangguan yang Anda alami sehingga dapat dilakukan langkah penanggulangan secara cepat dan tepat.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

안녕 하세요 감사합니다
Mannaseo pangapseumnida