Wednesday, July 26, 2017

Kolesterol Tinggi, Penyebab Gangguan Jantung dan Stroke

Kolesterol; kata ini sungguh tidak asing terdengar di telinga, namun apakah Anda sudah mengenali ciri-ciri kolesterol tinggi? Kolesterol tinggi merupakan momok bagi hampir seluruh umat manusia. Keadaan kolesterol tinggi pantas diwaspadai mengingat komplikasi yang dapat ditimbulkan dari kondisi tersebut. Artikel ini akan membahas mengenai ciri-ciri kolesterol tinggi serta cara menurunkan kolesterol yang dapat Anda lakukan.

Sedentary Lifestyle atau Gaya Hidup Kurang Bergerak

Gaya hidup kurang bergerak atau sedentary lifestyle merupakan kebiasaan dimana seseorang kurang melakukan aktivitas fisik dalam kehidupannya. Gaya hidup ini banyak diterapkan karena kini orang lebih banyak menghabiskan waktu di depan TV, monitor komputer atau layar telepon genggamnya.
Badan kesehatan dunia atau WHO menyebutkan bahwa gaya hidup ini merupakan faktor penyebab terbesar dari berbagai penyakit yang dapat menyebabkan kematian, yang seharusnya dapat dicegah. Risiko terkena penyakit meningkat pada mereka yang duduk diam lebih dari 5 jam per hari.
Celakanya, gaya hidup ini diikuti dengan pola makan yang kurang sehat. Jumlah rumah makan cepat saji menjamur. Makanan yang digoreng mendominasi hampir seluruh menu makanan yang ditawarkan penjual makanan. Bila gaya hidup kurang bergerak ini dikombinasi dengan pola makan yang buruk maka sangatlah mungkin kadar kolesterol tubuh akan meningkat.

Penumpukan Kolesterol di Pembuluh Darah

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dengan lengkap apa yang dapat ditimbulkan dari kondisi kolesterol yang tinggi dalam darah. Kolesterol tinggi sangat erat hubungannya dengan berbagai penyakit yang menyangkut pembuluh darah.
Kolesterol dapat mengendap di dinding pembuluh darah. Bayangkan pembuluh darah sebagai selang air dan kolesterol sebagai kotoran yang dapat mengerak. Bila kotoran yang mengerak tersebut menumpuk di dinding selang tersebut, maka air yang dapat melewati selang semakin sedikit karena diameter rongga selang semakin kecil. Hal ini berlaku juga dengan pembuluh darah kita. Semakin sedikit darah yang dapat masuk ke rongga pembuluh darah, semakin besar pula kemungkinan terjadinya kerusakan organ.

Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi yang Dapat Terjadi

Banyak pendapat di masyarakat yang mengatakan bahwa ciri-ciri kolesterol tinggi adalah terasa pegal di tengkuk, pegal di pundak dan cepat mengantuk. Sayangnya, berdasarkan literatur kedokteran, kadar kolesterol yang tinggi jarang menimbulkan gejala. Keluhan fisik justru baru muncul ketika sudah banyak kolesterol yang menumpuk di dinding pembuluh darah.
Ciri-ciri kolesterol tinggi yang dapat muncul:
  • Gejala Penyakit Jantung
Paling khas dari gejala penyakit jantung adalah nyeri dada, terutama di sebelah kiri yang dapat menjalar ke lengan dan pundak kiri, bahkan rahang bawah. Nyeri juga dapat terjadi di daerah ulu hati. Nyeri terutama muncul bila penderita sedang dalam keadaan stress atau ketika melakukan aktivitas fisik yang berat. Segera ke rumah sakit bila Anda merasakan gejala ini.
  • Penyakit Pembuluh Darah Tepi
Disebut juga peripheral arterial disease. Penyakit ini timbul karena sempitnya pembuluh darah yang menyuplai darah ke organ tepi tubuh misalnya anggota gerak. Gejalanya ialah otot terasa pegal, kesemutan, dan mati rasa ketika beraktivitas namun menghilang ketika beristirahat. Bila parah; rasa nyeri, kesemutan dan mati rasa tidak hilang ketika istirahat. Bahkan kaki atau tangan dapat terasa dingin terus-menerus.
  • Stroke dan Gejala Stroke
Stroke merupakan peristiwa dimana otak kehilangan salah satu kemampuannya dalam waktu singkat karena kekurangan suplai darah. Selain stroke, Anda juga harus mewaspadai gejala stroke yang didefinisikan sebagai hilangnya salah satu fungsi otak dalam waktu singkat namun pulih sempurna dalam waktu 24 jam. Contoh gejala hilangnya fungsi otak ialah setengah tubuh lumpuh atau lemah, bicara rero, mulut mencong ke salah satu sisi dan merasa baal pada satu sisi tubuh. Segera ke rumah sakit bila Anda menemukan gejala ini.
  • Xanthoma dan Xanthelasma
Xanthoma merupakan kumpulan lemak yang tedapat di jaringan di dekat otot di alat gerak. Penampilannya seperti benjolan yang konsistensinya lunak dan berwarna kekuningan. Xanthelasma merupakan kumpulan lemak berwarna kekuningan yang terdapat di kelopak mata. Gejala ini tidak perlu terlalu diwaspadai.
Karena kadar kolesterol tinggi belum tentu memberikan gejala pada tubuh Anda, maka sangat disarankan bagi mereka yang sudah berumur lebih dari 20 tahun untuk memeriksakan kadar kolesterol Anda. Jenis yang harus diperiksa adalah LDL (kolesterol jahat), HDL (kolesterol baik), trigliserida dan kolesterol total. Perlu juga diingat bahwa postur tubuh tidak selalu berkorelasi dengan kadar kolesterol dalam darah. Lebih baik mendeteksi dan memelihara kadar kolsterol darah Anda sebelum terjadi gejala-gejala di atas.


Cara Menurunkan Kolesterol : Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Sebelum muncul ciri-ciri kolesterol tinggi seperti yang telah dipaparkan di atas, lebih baik melakukan tindakan pencegahan daripada mengobati. Cara menurunkan kolesterol sebenarnya tidak sulit, cukup menerapkan gaya hidup sehat di kehidupan Anda.
  • Aktivitas Fisik. Melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang setiap harinya merupakan cara menurunkan kolesterol yang baik. Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik selama 45-90 menit setiap hari, atau paling tidak 2 hari sekali. Aktivitas fisik tidak melulu harus jogging, namun bisa juga aktivitas lain seperti berkebun, jalan kaki dan membersihkan rumah.
  • Merubah Pola Makan Anda. Mengurangi karbohidrat seperti nasi, kentang dan makanan yang mengandung tepung sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Kurangi juga makanan berlemak, terutama lemak jenuh yang banyak terdapat di makanan yang digoreng. Santaplah kuning telur tidak lebih dari satu butir perhari. Makanan berserat merupakan pilihan utama dalam pola makan sehat. Contoh makanan berserat adalah buah-buahan dan sayuran yang tidak diolah dengan minyak dan santan berlebih.
  • Mencapai Berat Badan Ideal. Dengan melakukan aktivitas fisik teratur dan menjaga pola makan tentunya lebih mudah mencapai berat badan ideal.
  • Berhenti Merokok. Zat dalam rokok dapat membantu kolesterol menempel pada dinding pembuluh darah. Rokok juga dapat membuat tubuh teracuni oleh radikal bebas yang memperburuk struktur dinding pembuluh darah. Karena rokok dan kadar kolesterol saling membantu menciptakan penyakit, maka berhentilah merokok demi kesehatan Anda.
  • Mengobati Penyakit Medis Lainnya. Kadar gula darah yang tinggi sifatnya sama seperti rokok yang dapat bekerja sama dengan kolesterol untuk memperburuk kondisi pembuluh darah Anda. Maka menjaga gula darah setiap hari di kadar yang normal sangatlah penting untuk memelihara kesehatan Anda.
Kadar kolesterol tinggi dapat memberikan ciri-ciri kolesterol tinggi yang berbahaya. Kolesterol dapat mengubah struktur pembuluh darah menjadi lebih sempit dan mengganggu suplai darah untuk organ tubuh. Maka disarankan untuk mengecek kadar kolesterol dalam darah sedari dini dan menurunkan kolesterol. Jangan ragu untuk mengadopsi gaya hidup sehat demi kondisi kesehatan yang lebih baik.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

안녕 하세요 감사합니다
Mannaseo pangapseumnida