Skip to main content

Cara Menghitung Indeks Massa Tubuh

Cara Menghitung Indeks Massa Tubuh

Indeks massa tubuh, atau IMT, berguna untuk menilai dan dan menyesuaikan berat badan. Ini bukan cara yang paling akurat untuk mengetahui berapa lemak tubuh Anda, tetapi merupakan cara paling mudah dan murah untuk mengukurnya.[1] Ada beberapa cara berbeda untuk mengukur IMT tergantung tipe pengukuran yang dipililh. Sebelum mulai, pastikan Anda mengetahui berapa tinggi dan berat badan Anda saat ini, kemudian mulailah menghitung.
Lihat bagian Kapan Anda Harus Mencoba? untuk mengetahui kapan Anda harus mengukur IMT.

Metode 1 dari 4:
Menggunakan Pengukuran Metrik
Sunting

  1. 1
    Ukur tinggi badan dalam meter dan kuadratkan angkanya. Anda harus mengalikan tinggi badan dengan angka yang sama. Misalnya, jika tinggi Anda 1,75 meter, Anda harus mengalikan 1,75 dengan 1,75 dan mendapatkan hasil sekitar 3,06.[2]
  2. 2
    Bagilah berat badan dalam kilogram dengan meter kuadrat. Selanjutnya, Anda harus membagi berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat. Misalnya, jika berat badan Anda 75 kilogram dan tinggi badan dalam meter kuadrat adalah 3,06, Anda harus membagi 75 dengan 3,06 untuk mendapatkan jawaban 24,5 sebagai IMT Anda.[3]
  3. 3
    Gunakan persamaan yang lebih panjang jika tinggi badan dalam sentimeter. Anda tetap dapat menghitung IMT jika tinggi badan dalam sentimeter, tetapi harus menggunakan persamaan yang agak berbeda. Persamaannya adalah berat badan dalam kilogram dibagi dengan tinggi badan dalam sentimeter, kemudian dibagi lagi dengan tinggi badan dalam sentimeter, lalu dikalikan dengan 10.000.[4]
    • Misalnya, jika berat badan dalam kilogram adalah 60 dan tinggi badan dalam sentimeter adalah 152, Anda harus membagi 60 dengan 152, dengan 152 (60 / 152 / 152) untuk mendapat jawaban 0,002596. Kalikan angka ini dengan 10.000 dan Anda mendapatkan 25,96 atau kira-kira 30. Jadi, IMT orang ini adalah 30.

Metode 2 dari 4:
Menggunakan Pengukuran Imperial
Sunting

  1. Gambar berjudul Calculate Your Body Mass Index (BMI) Step 4
    1
    Kuadratkan tinggi badan dalam inci. Untuk menguadratkan tinggi badan, kalikan tinggi badan dengan angka yang sama. Misalnya, jika tinggi Anda 70 inci, kalikan 70 dengan 70. Jawaban dari contoh ini adalah 4.900.[5]
  2. Gambar berjudul Calculate Your Body Mass Index (BMI) Step 5
    2
    Bagi berat badan dengan tinggi badan. Selanjutnya, Anda harus membagi berat badan dengan tinggi kuadrat. Misalnya, jika berat badan Anda dalam pound adalah 180, bagilah 180 dengan 4.900. Anda akan mendapatkan angka 0,03673 sebagai jawabannya.[6]
  3. Gambar berjudul Calculate Your Body Mass Index (BMI) Step 6
    3
    Kalikan jawaban itu dengan 703. Untuk mendapatkan IMT, Anda harus mengalikan jawaban terakhir dengan 703. Misalnya, 0,03673 dikali 703 sama dengan 25,83, jadi perkiraan IMT Anda dalam contoh ini adalah 25,8.[7]

Metode 3 dari 4:
Menggunakan Faktor Konversi Metrik
Sunting

  1. 1
    Kalikan tinggi badan dalam inci dengan 0,025. 0,025 adalah faktor konversi metrik yang dibutuhkan untuk mengubah inci menjadi meter. Misalnya, jika tinggi Anda 60 inci, Anda harus mengalikan 60 dengan 0,025 untuk mendapat jawaban 1,5 meter.[8]
  2. 2
    Kuadrat hasil terakhir. Selanjutnya, Anda harus mengalikan angka terakhir itu dengan angka yang sama. Misalnya, jika angka terakhir adalah 1,5, kalikan 1,5 dengan 1,5. Dalam situasi ini, jawabannya adalah 2,25.[9]
  3. 3
    Kalikan berat badan dalam pound dengan 0,45. 0,45 adalah faktor konversi metrik yang dibutuhkan untuk mengubah pound menjadi kilogram. Ini akan mengonversi berat badan ke dalam metrik yang setara. Misalnya, jika berat badan Anda 150 pound, jawabannya adalah 67,5.[10]
  4. 4
    Bagilah angka yang besar dengan angka yang kecil. Ambil angka yang Anda dapatkan untuk berat badan dan bagi dengan angka yang Anda dapatkan untuk tinggi badan kuadrat. Misalnya, 67,5 harus dibagi dengan 2,25. Jawabannya adalah IMT Anda, dan dalam contoh ini berarti 30.[11]

Metode 4 dari 4:
Kapan Anda Harus Mencoba?
Sunting

  1. Gambar berjudul Calculate Your Body Mass Index (BMI) Step 7
    1
    Hitunglah IMT untuk menentukan apakah berat badan Anda sehat. IMP penting karena dapat membantu menentukan apakah Anda kekurangan berat badan, memiliki berat badan normal, kelebihan berat badan, atau obesitas.[12]
    • IMT di bawah 18,5 berarti kekurangan berat badan.
    • IMT 18,6 sampai 24,9 berarti sehat.
    • IMT 25 sampai 29,9 berarti kelebihan berat badan.
    • IMT 30 ke atas mengindikasikan obesitas.
  2. 2
    Gunakan IMT untuk mengetahui apakah Anda kandidat operasi bariatrik. Dalam beberapa situasi, IMT harus berada di atas angka tertentu jika Anda ingin menjalani operasi bariatrik. Misalnya, untuk memenuhi syarat operasi bariatrik di Inggris, Anda harus memiliki IMT minimal 35 jika tidak punya diabetes, dan IMT minimal 30 jika diabetes.[13]
  3. 3
    Catatlah perubahan IMT dari waktu ke waktu. Anda juga dapat menggunakan IMT untuk membantu melacak perubahan dalam berat badan. Misalnya, jika Anda ingin menggambarkan grafik penurunan berat badan, penghitungan IMT secara teratur akan membantu. Atau, jika Anda ingin melacak pertumbuhan badan sendiri atau anak, salah satu caranya adalah dengan menghitung dan mencatat IMT.
  4. 4
    Hitunglah IMT sebelum mempertimbangkan opsi yang lebih mahal dan invasif. Jika Anda dapat menentukan bahwa berat badan masih dalam kisaran normal dengan IMT, ini adalah pilihan terbaik. Akan tetapi, jika Anda seorang atlet atau penggemar berat olahraga dan berpikir bahwa IMT Anda memberi gambaran yang tidak akurat tentang kandungan lemak dalam tubuh, berarti Anda perlu mempertimbangkan opsi lain.
    • Tes lipatan kulit, pengukuran berat badan di bawah air, dual-energy x-ray absorptiometry (DXA) dan impedansi bioelektrik adalah beberapa pilihan yang tersedia untuk menentukan kandungan lemak tubuh. Hanya saja Anda perlu mengingat bahwa metode-metode tersebut lebih mahal dan invasif daripada penghitungan IMT.[14]

TipsSunting

  • Menjaga berat badan yang sehat mungkin merupakan satu-satunya langkah terpenting yang bisa Anda ambil demi kesehatan optimal dan umur panjang. IMT hanyalah indikator kasar tentang kondisi umum dan kesehatan fisik Anda.
  • Cara lain untuk menentukan apakah berat badan Anda sehat atau tidak adalah dengan menghitung rasio pinggang dengan pinggul

Comments

Popular posts from this blog

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed {Apa itu StuNed? habis ini saya jelaskan} awal mulanya saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya, selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi/pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus N…

Australia Awards Scholarship 2017 Shortlisting Result

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan setelah beberapa bulan kuliah di negeri ginseng saya mengundurkan diri alasannya Klik Disini Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe. Saya suka iseng-iseng mendaftar beasiswa,  Pada bulan Januari 2017, saya telah mendapatkan Unconditional LoA ( Letter of Acceptance ) …

Pengalaman mendaftar StuNed 2017

Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S2 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milih banyak website, artikel, dan blog banyak orang akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences. Untuk beasiswa S2 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.
Selanjutnya. aku segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Swedia. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak univ cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR (setelah mendapatkan LoA) untuk mendaftar beasiswa tersebut. Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata gak ribet. Ga butuh…