Skip to main content

Lomba Menulis "Pencapaian Jokowi" 2017



Aura Pilpres 2019 sudah mulai terasa. Beberapa tokoh sudah mulai tebar pesona. Menunggangi beberapa ormas, kasus dan bahkan ikut serta melakukan propaganda. Sebaliknya, Presiden Jokowi seperti tidak memikirkan Pilpres. Terlalu sibuk bekerja untuk Indonesia dan menyapa warga, membangun banyak infrastruktur, memberikan sertifikat tanah gratis, membagikan KIP, KIS, KKS dan aneka bantuan lainnya di pelosok negeri.
Sementara propaganda dalam rangka meningkatkan posisi tawar perebutan kekuasaan terus dilakukan oleh kelompok lawan, maupun calon pendamping Jokowi 2019 nanti.
Saluran informasi dari media-media mainstream terlihat tidak bisa mengimbangi derasnya isu terkini, sehingga beberapa kebijakan dan prestasi pemerintah yang sebenarnya sangat luar biasa untuk Indonesia, saat ini hilang ditelan oleh isu-isu propaganda khilafah, radikalisme, PKI dan seterusnya.
Dalam rangka menyambut 72 tahun kemerdekaan Indonesia, SEWORD sebagai portal opini independen yang mendukung tokoh-tokoh dan pemimpin yang baik, bekerjasama dengan Seknas JOKOWI, ingin ikut berkontribusi dengan mengajak semua WNI untuk ikut serta mengapresiasi langkah dan kerja keras pemerintah, dalam lomba menulis catatan prestasi dan pencapaian pemerintahan Jokowi.
Syarat dan Ketentuan
  1. Lomba terbuka untuk umum, jika belum menjadi penulis  SEWORD, silahkan daftar ke redaksi@seword.com menyertakan artikel yang ingin ditayangkan.
  2. Tulisan berisi ulasan tentang pencapaian positif pada masa pemerintahan Jokowi
  3. Peserta yang menceritakan pengalaman pribadi tentang dampak kinerja Presiden Jokowi, mendapat nilai plus.  Contoh : terbantu karena KIS, KIP, KKS, menikmati jalan tol  dan sebagainya.
  4. Tulisan opini wajib menyertakan sumber referensi/ sumber berita.
  5. Panjang artikel minimal 900 kata, maksimum 1.500 kata
  6. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu artikel.
  7. Menyertakan tag #JokowiUntukIndonesia dalam keyword Tags


Timeline :
  • Periode lomba : 1 Juni – 1 Agustus 2017
  • Pengumuman Pemenang Lomba : 15 Agustus 2017
  • Penyerahan hadiah : 17 Agustus 2017


Hadiah Lomba :
  • 72 tulisan terbaik akan mendapatkan masing-masing Rp 1.000.000,- dan menjadi hak milik SEWORD dan dapat diterbitkan dalam bentuk buku digital ataupun cetak.
  • Penulis yang mengirimkan lebih dari satu artikel, dapat terpilih lebih dari sekali.
  • Setiap pemenang akan mendapatkan sertifikat sebagai penghargaan dari Bapak Sidarto Danusubroto, Dewan Pertimbangan Presiden.


Tim Juri :
  • Alifurrahman, Direktur PT SEWORD MEDIA UTAMA
  • Eko Sulistyo, Deputi IV Kantor Staf Presiden
  • Osmar Tanjung, Sekjen Seknas Jokowi
  • Desideria C. Murti, Akademisi, Curtin University
  • Arimbi Herupoetri, Aktivis Lingkungan Hidup dan HAM
  • Nori Andriyani, Mantan Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Info Lebih Lanjut Seputar Lomba Silahkan Hubungi :
Website : seword.com atau www.seknasjokowi.org
Fanpage Facebook : Seknas Jokowi Pusat atau Seword.com
Twitter : @seknasjokowi
Email : redaksi@seknasjokowi.org

Comments

Popular posts from this blog

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed {Apa itu StuNed? habis ini saya jelaskan} awal mulanya saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya, selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi/pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus N…

Australia Awards Scholarship 2017 Shortlisting Result

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan setelah beberapa bulan kuliah di negeri ginseng saya mengundurkan diri alasannya Klik Disini Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe. Saya suka iseng-iseng mendaftar beasiswa,  Pada bulan Januari 2017, saya telah mendapatkan Unconditional LoA ( Letter of Acceptance ) …

Pengalaman mendaftar StuNed 2017

Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S2 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milih banyak website, artikel, dan blog banyak orang akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences. Untuk beasiswa S2 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.
Selanjutnya. aku segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Swedia. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak univ cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR (setelah mendapatkan LoA) untuk mendaftar beasiswa tersebut. Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata gak ribet. Ga butuh…