Skip to main content

KOREAN SWEEPS THREE GOLDS IN KOREA OPEN, LEE FAREWELLS WITH GLORY

The Korean National Team’s performance at the VICTOR Korean Open was phenomenal. Korean players made to the finals in all five events, taking the crown in Men’s Doubles, Mixed Doubles and Women’s Doubles. Legendary player Lee Yong Dae also won his 43rd Superseries titles in his last international game.

Legendary Korean player Lee Yong Dae’s last international game. (Credit: Badmintonphoto)

VICTOR Korean Open Finals on Sunday was enthusiastically packed with supporting crowds that came to witness the “widely admired oppa” Lee Yong Dae’s farewell battle. They also cheered in the hope that the Korean Team would sweep five champions. Gold medal was obtained in the first battle of Mixed Doubles Ko Sung Hyun & Kim Ha Na, avenging their lost last Sunday by 21-14 in the first game and 21-19 in the second game. Having successfully defeated the Chinese Team Zheng Siwei & Chen Qingchen, this is Ko Sung Hyun & Kim Ha Na’s first golden triumph in VICTOR Korean Open.

Kim Ha Na & Ko Sung Hyun’s first gold medal in VICTOR Korean Open. (Credit: Badmintonphoto)
Kim Ha Na & Ko Sung Hyun obtain gold medal by winning two straight games. (Credit: Badmintonphoto)

World no.1 and top seed Lee Yong Dae & Yoo Yeon Seong came up against the up-and-rising Chinese team Li Junhui & Liu Yuchen in Men’s Doubles Finals scoring 16-21, 22-20, 21-18. The victory was welcomed by roaring cheers from supporters in the players’ home ground, marking a perfect end to Lee Yong Dae’s national team career. This is Lee’s 43rd gold medal won in the superseries, who holds the record second to the Malaysian Badminton Champion Lee Chong Wei.

Lee Yong Dae & Yoo Yeon Seong’s last game as partners of the National Team end perfectly with a gold medal. (Credit: Badmintonphoto)
Lee Yong Dae & Yoo Yeon Seong’s second Men’s Doubleschampionin VICTOR Korean Open in a row. (Credit: Badmintonphoto)

Olympics Women’s Doubles bronze medal winner and top seed Jung Kyung Eun & Shin Seung Chan also lived up to expectations, securing the championship of the Women’s Doubles for the home team. Jung and Shin swept the game almost effortlessly; scoring 21-13, 21-11 against the Chinese twins Luo Ying & Luo Yu. This is their first gold medal in the superseries this year. In the Women’s Singles and Men’s Singles finals, Sung Ji Hyun lost the final battle to Yamaguchi Akane from Japan, and Son Wan Ho lost the final to Qiao Bin, both bringing home a silver medal.

Top Korean Women’s Doubles Jung Kyung Eun & Shin Seung Chan win their first gold in the superseries this year. (Credit: Badmintonphoto)
VICTOR Korean Open Finals 2016 packed with cheering audiences. (Credit: Badmintonphoto)
Korean player Son Wan Ho wins silver medal in VICTOR Korean Open Men’s Singles. (Credit: Badmintonphoto)
Korean player Sung Ji Hyun wins silver medal in VICTOR Korean Open Women’s Singles. (Credit: Badmintonphoto)
Lee Yong Dae & Yoo Yeon Seong giving away badminton shirts to fans. (Credit: Badmintonphoto)
Lee Yong Dae ends his farewell international game with his 43rd gold medal in superseries. (Credit: Badmintonphoto)

( Edit by VICTOR Badminton )

Comments

Popular posts from this blog

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed {Apa itu StuNed? habis ini saya jelaskan} awal mulanya saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya, selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi/pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus N…

Australia Awards Scholarship 2017 Shortlisting Result

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan setelah beberapa bulan kuliah di negeri ginseng saya mengundurkan diri alasannya Klik Disini Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe. Saya suka iseng-iseng mendaftar beasiswa,  Pada bulan Januari 2017, saya telah mendapatkan Unconditional LoA ( Letter of Acceptance ) …

Pengalaman mendaftar StuNed 2017

Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S2 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milih banyak website, artikel, dan blog banyak orang akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences. Untuk beasiswa S2 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.
Selanjutnya. aku segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Swedia. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak univ cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR (setelah mendapatkan LoA) untuk mendaftar beasiswa tersebut. Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata gak ribet. Ga butuh…