Skip to main content

Global Development Awards  2017 for Developing Countries .


Deadline: July 16,  2017
Location: Japan
Overview:

​The Global Development Awards Competition is an innovative award scheme launched by GDN with the generous support from the Ministry of Finance, Government of Japan. The Awards Competition recognizes excellence in policy-oriented research, supports research capacity development of researchers in developing countries and funds innovative social development projects benefiting marginalized groups in the developing world.Since its inception in 2000, GDN has provided US$ 3.8 million in awards and travel grants to finalists and winners.

The winners of the current round will be chosen by an eminent jury at GDN’s next conferenceto be held in New Delhi, India, in December 2017; an event attended by international development practitioners where finalists will present their proposals. Finalists from both award categories will be invited to present their proposals at the conference.

​The Japanese Award for Most Innovative Development Project is a competitive grant program that provides grants worth US$ 45,000 to Non-Governmental Organizations (NGOs) located in developing countries torecognize the innovative approach of their grassroots projects*. The Award targets projects currently at the stage of implementation, and which have a high potential for impact targeting exceptionally marginalized and disadvantaged groups located in developing and transition countries. Proposals are based on similar themes as the first category.
*The first prize winner is also eligible to compete under the Japan Social Development Fund for an additional grant of up to US$ 200,000 to scale up their innovative work.

First Prize:  US$ 30,000; Second Prize:  US$ 10,000; Third Prize:  US$ 5,000

Innovative development projects for the Award will be considered in following sub-themes:

1.       Skilling for Agriculture
2.       Skilling for Manufacture
3.       Skilling for Digital Technologies

Eligibility Criteria:

  • The MIDP Award is open to all development projects being implemented in  low-income countries and lower-middle-income countries.
  • The project must be managed by a  Non-Governmental Organization (NGO)  with its headquarters in one of the above eligible countries. The NGO must be non-profit.
  • The project implementation must have started before  01    June, 2016.
  • Submissions concerning a recently started project or only a project idea or a feasibility or baseline study will not be considered.
  • Submissions for funding conferences (either in part or in full) will not be considered.
  • Applicants from previous years (except winners) may re-apply, but they must update the application to include new aspects of the project.
  • Previous MIDP winners are not eligible to apply.

​Entrance Requirements:

The upper age limit for all applicants is 45 years as of 16 July 2017.
English language Requirements: Applicants whose first language is not English are usually required to provide evidence of proficiency in English at the higher level required by the University.

Website:

Comments

Popular posts from this blog

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed {Apa itu StuNed? habis ini saya jelaskan} awal mulanya saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya, selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi/pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus N…

Australia Awards Scholarship 2017 Shortlisting Result

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan setelah beberapa bulan kuliah di negeri ginseng saya mengundurkan diri alasannya Klik Disini Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe. Saya suka iseng-iseng mendaftar beasiswa,  Pada bulan Januari 2017, saya telah mendapatkan Unconditional LoA ( Letter of Acceptance ) …

Pengalaman mendaftar StuNed 2017

Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S2 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milih banyak website, artikel, dan blog banyak orang akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences. Untuk beasiswa S2 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.
Selanjutnya. aku segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Swedia. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak univ cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR (setelah mendapatkan LoA) untuk mendaftar beasiswa tersebut. Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata gak ribet. Ga butuh…