Skip to main content

Call for Application: Telenor Youth forum 2017



Deadline: Depending on different Countries (Ongoing)
Location: Oslo, Norway and Bangkok, Thailand

Fully funded program!
Overview:

​In partnership with the Nobel Peace Center, the Telenor Youth Forum is a global platform that is built upon the idea of “digitalization for peace”. It provides young leaders from around the world with an arena to come together and tackle global, social challenges. The journey begins in Oslo, in December, during the week of the Nobel Peace Prize ceremony.

As a selected delegate, you will form teams, with each team dedicated to a social challenge. You will spend your first days together, developing a plan for creating dialogue, engagement and potentially a solution, using digital technology, for how that challenge can be addressed.

Application Requirements:

​One huge event. A year of discovery. Countless possibilities. Telenor Youth Forum is a big step on an epic journey.

If you’re:

  • Between 20 and 28 years of age in 2017;
  • Fluent in English;
  • A permanent resident in one of the following countries: Bangladesh, Bulgaria, Denmark, Hungary, India, Malaysia, Montenegro, Myanmar, Norway, Pakistan, Serbia, Sweden, Thailand;
  • Passionate about driving social, economic and/or environmental change in your community with some proven experience;
  • Attending university or have completed higher education;
  • Someone with big ideas and a desire to make a difference.

Then we want to hear YOUR vision for a better society.

Why join the Telenor Youth Forum?

  • Kick-off event in Oslo, Norway.
  • Join a global team of youth to tackle a social challenge.
  • Access to world class mentors and chance to build a relationship with Telenor.
  • Take part in the Nobel Peace Prize festivities, including the concert event.
  • A mid-year event in Bangkok.
  • Create a digital exhibition of your work, with the Nobel Peace Center.
  • Certificate of participation from Telenor Group and the Nobel Peace Center.

Your commitment:

  • One year as the Telenor Youth Forum delegate in your home country.
  • Build relationship with Telenor ad keep them updated on your project work.
  • Participation in two physical events, one in Oslo and the other in Bangkok.
  • Virtual work with your project team throughout 2017; recommended time commitment approx. 2 hours per week.

Here’s how to submit your application.​

Please take a moment to read this information before entering the application system:


Step 1:

Fill in your personal details, providing relevant information about yourself.


Step 2:

Under the section “Cover Letter”, submit a blog-style post about your passion and experience in driving social, economic and/or environmental change in your community. Your text should be max 350 words.

Step 3:

Upload your CV to the system. Please review and make sure you are happy with your application.

Website:

Comments

Popular posts from this blog

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed {Apa itu StuNed? habis ini saya jelaskan} awal mulanya saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya, selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi/pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus N…

Australia Awards Scholarship 2017 Shortlisting Result

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan setelah beberapa bulan kuliah di negeri ginseng saya mengundurkan diri alasannya Klik Disini Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe. Saya suka iseng-iseng mendaftar beasiswa,  Pada bulan Januari 2017, saya telah mendapatkan Unconditional LoA ( Letter of Acceptance ) …

Pengalaman mendaftar StuNed 2017

Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S2 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milih banyak website, artikel, dan blog banyak orang akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences. Untuk beasiswa S2 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.
Selanjutnya. aku segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Swedia. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak univ cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR (setelah mendapatkan LoA) untuk mendaftar beasiswa tersebut. Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata gak ribet. Ga butuh…