Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2017

TES PSIKOLOGI BAUM TEST

Tulisan ini di buat untuk membantu teman-teman yang sedang kebingungan ketika akan menghadapi tes psikologi, khususnya tes menggambar pohon (BAUM Test). Jujur, penulis sering ditanyai oleh teman tentang bagaimana seharusnya menggambar pohon ketika tes psikologi? Pohon apa yang sebaiknya di gambar? Apakah ada perbedaan penilaian antara tes menggambar pohon ketika masuk sekolah/ kuliah dengan masuk kerja? Nah. Kali ini penulis mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut melalu tulisan ini. Silahkan di cermati baik-baik ya....

BAUM Test merupakan alat ukur psikologi. Fungsi dari BAUM Test ini sendiri pada umumnya terdiri dari 2, pertama untuk keperluan industri (seleksi kerja) dan yang kedua klinis, biasanya digunakan untuk mendiagnosa permasalahan psikologi (asesmen psikologi). Di awali oleh Goodenough pada tahun 1926 yang mengembangkan suatu prosedur yang terstandarisasi untuk mengevaluasi inteligensi anak-anak, di awali dengan menggambar seorang manusia (draw a man). Kemudian…

TIPS TES WARTEGG

Tes Psikotes / Psikometri yang sering diujikan dalam seleksi karyawan / tenaga kerja baru di Perusahaan. Dengan mudahnya akses internet dan penyebaran Informasi banyak sekali para pencari kerja yang ingin mendapatkan Panduan dan Tips Lulus Cara Mengerjakan Tes WARTEGG ( Melengkapi Gambar ) Dalam Tes WARTEGG ( Melengkapi Gambar ) ini, Anda akan diberikan delapan kotak berisi gambar yang belum selesai. Seperti gambar di bawah ini :


Kemudian Anda akan diminta untuk meneruskan gambar - gambar tersebut seperti yang Anda inginkan. Setelah anda selesai Menjawab Tes WARTEGG ( Melengkapi Gambar ) , memberi nomor urut pada gambar mana yang lebih dulu kerjakan, serta memilih gambar mana yang tersulit, termudah, paling disukai, dan paling tidak disukai dan disertai dengan alasan. Berikut ini salah satu Contoh Cara Mengerjakan Tes WARTEGG ( Melengkapi Gambar )



Tips dan TRIK Lulus Cara Mengerjakan Tes WARTEGG ( Melengkapi Gambar )Perlu anda ketahui, mengerjakan PSIKOTES WARTEGG di atas memang terlih…

MAWAPRES, ARE YOU BRAVE ENOUGH?

Ada banyak spekulasi yang beragam diluar sana saat saya berdiskusi atau tidak sengaja mendengar tentang Mahasiswa Beprestasi (Mawapres). Beberapa waktu yang lalu saat saya duduk lesehan menikmati masakan nasi padang sekitar UB, ada beberapa mahasiswa yang duduk bersebelahan dengan saya berkata kurang lebih seperti ini, "Eh, kandane rika meh daptar mawapres yak? lha mbuh nyong jek bingung, kayane angel (Eh, katanya kamu mau daftar mawapres? blom tau, kayaknya susah deh). Ketakutan serupa ternyata juga banyak dialami mahasiswa lain saat saya beberapa kali diundang untuk mengisi workshop atau diskusi mengenai mawapres.
Hal ini sontak mengingatkan saya akan "kegagapan" saya dulu pada saat awal-awal mengikuti mawapres. Saat itu mindset yang ada dalam pikiran saya adalah mawapres hanya untuk kalangan mahasiswa "eksklusif" dengan IPK 4.0, aktif, dan menang lomba sana-sini. Saya merasa saya bukan golongan dari mahasiswa seperti itu dan mungkin belum siap terlibat di ko…