Skip to main content

The Best Ambassador by The United Nations Environment Programme 2016


In 2016, I was selected as Tunza Eco-generation ambassador to Indonesia. The ambassador task is given to young people working on environmental related issues in their local communities and the task assigned to me was very simple, undertake one environmental activity each month and share the report on the Samsung Engineering and UNEP Tunza networking platform. Prior to being selected as the ambassador, I had demonstrated a big interest in educating young people on the pressing need for their involvement in environmental protection and sustainability. Taking on the task as a Tunza ambassador, I was super excited to use my activities in Banyuwangi to inspire other young people across the world.
I still remember my first activity in September 2016, where I launched a campaign against plastics in a local community and educated them on the effects of plastics in their coastal ecosystem. Following that, I organized several education events for students and I started the eco-learners series where I awarded the most enthusiastic students with gifts. In 2016, I extended my term of ambassadorship for the 2nd and 3rd term as I kept meeting amazing people on the platform. I kept building intense connection with some ambassadors and it was amazing knowing that there are other young people who are passionate about the environment just as I am.

Arushi Madan my favourite ambassadors; these young ladies have proven and inspired many young people through their commitment to protecting our planet. Other young ambassadors, including Xilola Kayumova, Ashtha Lamsal are not as old as I am but are driving change in their community through the opportunity provided by Tunza.
Today, as Tunza announce me as the best Ambassador for their ambassador program for over the recent term, I am filled with joy that my time as an ambassador affected the passion and interest of other young people to do more for nature. Although, I am no longer an ambassador, I look forward to staying in touch with the lovely people on the Tunza platform and offer my support as a mentor, a friend, and an activist for nature. Thank you, Tunza! Thank you, Samsung Engineering! Thank you, UNEP!

Comments

Post a Comment

안녕 하세요 감사합니다
Mannaseo pangapseumnida

Popular posts from this blog

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed {Apa itu StuNed? habis ini saya jelaskan} awal mulanya saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya, selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi/pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus N…

Australia Awards Scholarship 2017 Shortlisting Result

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan setelah beberapa bulan kuliah di negeri ginseng saya mengundurkan diri alasannya Klik Disini Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe. Saya suka iseng-iseng mendaftar beasiswa,  Pada bulan Januari 2017, saya telah mendapatkan Unconditional LoA ( Letter of Acceptance ) …

Pengalaman mendaftar StuNed 2017

Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S2 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milih banyak website, artikel, dan blog banyak orang akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences. Untuk beasiswa S2 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.
Selanjutnya. aku segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Swedia. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak univ cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR (setelah mendapatkan LoA) untuk mendaftar beasiswa tersebut. Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata gak ribet. Ga butuh…