Thursday, April 27, 2017

Peneliti Fisika LIPI Terima Anugerah WIPO Award



Jakarta, Humas LIPI. Apresiasi tinggi patut diberikan bagi peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bambang Widiyatmoko. Peneliti bidang fisika ini baru saja menerima anugerah Penghargaan Internasional Kekayaan Intelektual dari World Intellectual Property Organization (WIPO) atau dikenal dengan WIPO Award, Rabu (26/4).
 
WIPO Award diterima Bambang dalam kategori Medal for Inventors di Forum Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI di Hotel Kempinski Jakarta. Untuk diketahui, penghargaan serupa juga pernah diterima peneliti LIPI lainnya yakni Nurul Taufiqu Rochman pada tahun lalu.
 
Sedangkan, WIPO Award sendiri diberikan dalam empat kategori. Selain kategori Medal for Inventors, kategori lainnya adalah Medal for Creativity dengan penerima penghargaan Raditya Dika Angkasa P, IP Enterprise Trophy dengan penerima penghargaan PT Bogor Life Science & Technology, serta Schoolchildren’s Trophy dengan penerima penghargaan Ni Luh Putu Dian Eka Astari.
 
Khusus kategori Medal for Inventors, penghargaan ini ditujukan bagi ilmuwan dengan invensi yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan teknologi nasional. Tidak hanya itu, invensi tersebut harus telah diajukan permohonan patennya atau telah memperoleh paten atau paten sederhana.
 
Sebagai penerima penghargaan dari WIPO, Bambang pun merasa bersyukur atas anugerah yang tak pernah disangka-sangka tersebut. “Penghargaan ini tentunya pengakuan bagi LIPI sebagai institusi dan saya pribadi, bahwa ternyata LIPI merupakan gudang penghasil invensi dan paten. Kemudian, ini merupakan bukti hasil penelitian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Bambang.
 
Dia berharap pula ke depan bahwa penelitian seyogyanya menjadi basis inovasi sehingga bisa menghasilkan produk. “Peneliti harus menyandarkan ide penelitian pada pemecahan masalah yang selama ini masih belum ada solusinya. Walaupun tidak selalu bisa langsung diaplikasikan, penelitian tetap harus fokus dan kontinyu,” tuturnya.
 
Melalui berbagai kegiatan penelitian, dia telah mengantongi lebih dari 20 paten baik nasional maupun internasional. Beberapa paten itu, antara lain Optical Frequency Comb Generator, stabilized laser, optical frequency counter, fiber optic chopper, alat penghancur jarum suntik, dan sensor pendeteksi pergerakan tanah. (msa/ed: pwd)

 
Sumber foto: Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI

Sumber : Biro Kerja Sama, Hukum, dan Humas LIPI 
Share: