Skip to main content

Malaysia International Scholarship (MIS): Beasiswa Negeri Jiran 2017


Untuk tahun 2017 ini, mahasiswa yang menjadi sasaran adalah mereka yang berbakat dan berprestasi dari segi akademik, selain itu juga dilihat dari segi latar belakang dan keterampilan. Jika terpilih, sejumlah fasilitas sudah menunggu.
Beasiswa akan menanggung biaya kuliah penuh di universitas Malaysia, diberikan tunjangan hidup bulanan, tunjangan buku dan perjalanan lokal, asuransi kesehatan, biaya instalasi, tunjangan penelitian, visa, hingga tiket pesawat ke Malaysia.
Universitas yang menampung penerima beasiswa Pemerintah Malaysia 2017 ini berjumlah 24 universitas, diantaranya : Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universiti Sains Malaysia (USM), Universiti Putra Malaysia (UPM), Universiti Malaya (UM), Universiti Teknologi Mara (UiTM), Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP), Universiti Teknologi Petronas (UTP), Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), Multimedia University (MMU), International Centre For Education In Islamic Finance (INCEIF), dan universitas lainnya.
Kriteria dan Persyaratan Beasiswa Pemerintah Malaysia 2017 antara lain:
  •  Usia tidak lebih dari 40 tahun (pascasarjana) dan 45 tahun (postdoktoral).
  • Memperoleh IPK minimal 3.5/4.0 bagi pelamar Master dan 3.5/4.0 bagi pelamar PhD atau hasil yang sangat baik di level gelar Master. Selain itu, untuk program postdoktoral, seleksi akan dievaluasi berdasarkan jumlah buku yang dihasilkan, jurnal, portofolio, dan hak paten. Kandidat postdoktoral harus memiliki reputasi yang sangat baik dalam penelitian dan memiliki pengetahuan yang terkait dengan penelitian yang akan dilakukan.
  • Mahir berbahasa Inggris yang dibuktikan dengan IELTS atau TOEFL tidak lebih dari dua tahun terakhir. Skor minimum yang diperlukan: skor IELTS minimal 6,5; atau TOEFL PBT minimal 580; CBT 230: atau IBT minimal 92.
  • Kondisi kesehatan yang prima dan disertifikasi oleh dokter bersertifikat/medis profesional. Biaya pemeriksaan kesehatan ditanggung oleh pelamar.
  • Menulis proposal yang relevan pada bidang studi yang diambil.
  • Telah mengajukan permohonan dan diterima masuk ke studi pascasarjana dan postdoktoral di Malaysia ( letters of offer bersyarat bisa diterima saat pendaftaran atau ada konfirmasi penerimaan atau afiliasi dengan universitas di Malaysia).
Area studi prioritas:
Sains dan teknik
  • Pertanian dan perikanan
  • Ekonomi dan keuangan Islam
  • Teknologi informasi dan komunikasi
  • Bioteknologi
  • Biosekuritas dan keamanan pangan
  • Infrastruktur dan utilitas
  • Studi lingkungan
  • Kesehatan (tidak termasuk keperawatan, kedokteran, dan farmasi klinik). *Pelamar dapat memilih program studi yang terkait dengan area atau bidang di atas.
 Kriteria Seleksi:
  •  Capaian prestasi akademik yang tinggi
  • Kualitas proposal penelitian dan kontribusi potensial menuju kemajuan teknologi dan kesejahteraan manusia
  • Komunikasi yang baik, kemampuan menulis dan membaca dalam Bahasa Inggris
Dapat diunduh untuk semua terkait formulir pendaftaran di link berikut ini :
Informasi lengkap terkait beasiswa ini bisa langsung di
Informasi lebih lanjut, dapat ditanyakan melalui email: bb.international@moe.gov.my atau telepon : +603 8870 6000 ext 6368 / 6337 / 5409. Bisa juga dengan mendatangi kantor beasiswa MIS di:


Scholarship Division
Ministry of Higher Education Malaysia
Level 2, No 2, Tower 2
Jalan P5/6, Precint 5
Federal Government Administrative Centre
62200 Putrajaya
Kontributor: Ahmad Fauzi Mulyana

Comments

Popular posts from this blog

StuNed Scholarships - Study in Holland

Kali ini saya akan berbagi pengalaman mendaftar Beasiswa StuNed {Apa itu StuNed? habis ini saya jelaskan} awal mulanya saat saya melakukan laporan penelitian di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional beberapa teman lagi ngomongin beasiswa ini, saya tidak tertarik sih awalnya karena lagi onfire di kementerian hehe, tapi karena akan ada pengangkatan eselon dan salah satu syaratnya sudah berpengalaman tentunya, selain itu harus minimal Master atau Doctoral maka saya iseng mencoba mendaftar StuNed {lagian pendaftaranya online dan tidak ada interviewnya jadi tidak menyita banyak waktu tinggal summit berkas "beres" habis itu tinggal tunggu pengumuman intinya pendaftaran hanya melihat berkas dan prestasi/pengalaman pendaftar} pendaftaran dibuka setiap tahun, setiap tanggal 1 April batas pendaftaran dan dibuka mulai 5 February kalau tidak salah. perlu diingat bahwa intake kuliah untuk beasiswa ini Antara bulan agustus sampai november ditahun yang sama dan hanya di kampus N…

Australia Awards Scholarship 2017 Shortlisting Result

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi dalam menembus beasiswa Australia Awards Scholarship. Saat ini saya sedang bekerja di Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia, yah saya sangat menikmati bekerja disini dan banyak ilmu dan pengalaman yang didapat tapi pada dasarnya saya dari SMA pengen bisa bekerja di Industry tapi saat itu belum dibuka recruitment calon pegawai yasudah saya di kementerian hehe. Sebetulnya habis lulus kuliah S1 saya binggung mau melanjutkan Master Degree atau Bekerja dahulu, dan ada kesempatan mendapat beasiswa KGSP dari pemerintah Korea Selatan setelah beberapa bulan kuliah di negeri ginseng saya mengundurkan diri alasannya Klik Disini Hasrat untuk sekolah di Luar Negeri sebetulnya masih sangat besar tapi banyak alasan mengapa saya harus tetap menetap sementara waktu di Indonesia untuk saat ini hehe. Saya suka iseng-iseng mendaftar beasiswa,  Pada bulan Januari 2017, saya telah mendapatkan Unconditional LoA ( Letter of Acceptance ) …

Pengalaman mendaftar StuNed 2017

Berbekal informasi dari teman, aku cari-cari lagi lebih mendalam segala informasi tentang S2 di Belanda. Setelah baca dan memilah-milih banyak website, artikel, dan blog banyak orang akhirnya aku melabuhkan pilihan ke Wageningen University and Research (WUR) program Environmental Sciences. Untuk beasiswa S2 ke belanda ada beberapa pilihan, diantaranya Netherlands Fellowship Programmes (NFP) dan Stuned. Tapi kedua beasiswa tersebut mengharuskan si pendaftar untuk mendapat LoA dari salah satu universitas di Belanda.
Selanjutnya. aku segera menyiapkan berkas untuk mendaftar ke WUR di sela-sela mempersiapkan berkas-berkas untuk Swedia. Sebetulnya waktu pendaftaran yang diberikan oleh pihak univ cukup panjang, namun waktu pendaftaran dibatasi bagi pendaftar yang ingin mendaftar beasiswa, terutama beasiswa NFP yang terlebih dahulu harus mendapat semacam invitation dari WUR (setelah mendapatkan LoA) untuk mendaftar beasiswa tersebut. Dokumen yang dibutuhkan memang ternyata gak ribet. Ga butuh…